Breaking News:

Sudah Setahun Keliling Indonesia, Fahri Hamzah Ingin Garbi Jadi Partai Politik

- Inisiator Ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) Fahri Hamzah mengatakan bahwa Ormas besutannya itu akan bertransformasi menjadi partai politik.

Chaerul Umam/Tribunnews.com
Wakil Ketua DPR RI, Pendiri Ormas Garbi Fahri Hamzah 

TRIBUNJAMBI.COM- Inisiator Ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) Fahri Hamzah mengatakan bahwa Ormas  besutannya itu akan bertransformasi menjadi partai politik.

Perubahan status Garbi secara resmi dari Ormas menjadi Parpol tinggal menunggu waktu saja.

"Sehingga tinggal menunggu waktu kapan kita melakukan fomalisasi pembentukan partai politik," kata Fahri saat dihubungi, Kamis (11/7/2019).

Fahri yang juga menjabat Wakil Ketua DPR itu mengatakan bahwa perubahan status Garbi dari Ormas menjadi Parpol dilakukan atas permintaan anggota dan kader Garbi.

Baca: Info BMKG - Prakiraan Cuaca 33 Kota Besok Jumat 12 Juli 2019, Simak Daerah Jambi dan Sekitarnya

Baca: Boy William Berlutut Lamar Kekasihnya yang Anak Konglomerat Indonesia, Bagi Kabar Kebahagiaan

Baca: Tak Tahan Kerap Dipaksa Berhubungan Intim dan Dicekoki Sabu, Remaja 17 Tahun Nyaris Bunuh Diri

Hampir setahun, menurutnya, Garbi keliling daerah di seluruh Indonesia untuk menampung aspirasi dari para anggota.

"Ya memang setelah lebih dari setahun keseluruh indonesia kami mendapatkan aspirasi yang kuat dari temen-teman ada gerakan pemikiran yang telah dimulai oleh Garbi di seluruh indonesia, itu bisa kita teruskan menjadi sebuah gerakan politik berbentuk sebuah partai politik yang memecah kebekuan yang sekarang muncul di tengah-tengah masyarakat kita dan akhirnya disepakatilah dalam pembicaraan-pembicaraan belum kita formalkan," tuturnya.

Menurut Fahri, Garbi nantinya akan menjadi partai yang akan menumbuhkan optimisme dan inovasi anak bangsa mengenai kebesaran Indonesia.

Partai yang ingin mengubah narasi-narasi yang kontraproduktif terhadap kemajuan bangsa.

"Jadi kami ingin memulai sebenarnya dengan satu pendekatan yang memiliki implikasi yang menumbuhkan optimisme dan imajinasi tentang kebesaran indonesia. Dengan segala potensi yang kita miliki baik alam, manusia, dan sejarahnya," tuturnya.

Partainya nanti menurut Fahri tidak akan terjebak pada pengelompokan ideologis, mulai dari nasionalis, religius, dan lain lain.

Partainya ingin dikelompokan secara metodologi yakni tentang bagaimana cara menghadapi persoalan bangsa.

"Saya kira itu jauh lebih produktif dari pada kita memaku dan mengekang dalam kategori ideologis yang tidak produktif," pungkasnya.

Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved