Berita Nasional

Nama Habib Rizieq Sering Sekali Dimunculkan Kubu BPN, Pengamat Politik: Beri Tekanan Kepada Jokowi

Nama Habib Rizieq Sering Sekali Dimunculkan Kubu BPN, Pengamat Politik: Beri Tekanan Kepada Jokowi

Nama Habib Rizieq Sering Sekali Dimunculkan Kubu BPN, Pengamat Politik: Beri Tekanan Kepada Jokowi
(Kolase Tribunnews.com)
Jokowi dan Prabowo berpidato setelah ahsil sidang MK diputuskan 

Nama Habib Rizieq Sering Sekali Dimunculkan Kubu BPN, Pengamat Politik: Beri Tekanan Kepada Jokowi

TRIBUNJAMBI.COM - Heboh soal rekonsiliasi Joko Widodo-Prabowo Subianto yang menyeret nama Habib Rizieq ditanggapi beberapa pihak.

Satu diantaranya, Pengamat Politik Indo Barometer Muhammad Qodari menuturkan pandangannya terhadap polemik kasus Ketua Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Hal itu diungkapkan Qodari saat menjadi narasumber dalam tayangan program Prime Talk yang diunggah dari saluran YouTube metrotvnews, Selasa (9/7/2019).

Qodari mulanya menanggapi keinginan oleh kubu 02 Prabowo Subianto yang diungkapkan Gerindra, agar pemerintah memulangkan Habib Rizieq ke Indonesia yang disebutkan mengalami pendzaliman.

Hal ini juga dikaitkan sebagai syarat rekonsiliasi pascapemilu 2019.

Qodari lalu menuturkan bahwa Habib Rizieq sudah diberikan surat pemberhentian penyidikan perkara (SP3) untuk dua kasusnya.

Kasus pertama yakni dugaan penistaan Pancasila yang ditangani Polda Jabar.

Kasus kedua yaitu dugaan chat mesum antara Rizieq dengan Firza Husein yang ditangani Mabes Polri.

"Saya mengacu kepada landasan hukum di Indonesia sudah SP3 kenapa tidak pulang? Setelah saya cek, ini kasus konten pornografi ini sudah dari Juni 2018 kemudian SP3 penodaan pancasila sudah dilakukan Mei 2018. Jadi sebelum pemilu," ujar Qodari.

Baca: Lowongan Kerja Lulusan SMA hingga S3 di BTN, PT Pelni, PT Berdikari, Angkasa Pura, Dosen UII

Baca: VIDEO: Joe Taslim Resmi Perankan Sub-Zero di Film Reboot Mortal Kombat Produksi James Wan

Baca: OTT KPK di Kepri Diduga Terkait Suap Transaksi Izin Lokasi Rencana Reklamasi, Gubernur, Kadis Swasta

Baca: OTT KPK di Kepri, Amankan 6.000 Dolar Singapura dan 6 Orang Termasuk Kepala Daerah

Menurutnya sudah tidak tepat jika Habib Rizieq disebutkan mengalami pendzaliman.

Halaman
12
Editor: suci
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved