Kesal Tak Boleh Pakai Motor, Wailik Pukul Kepala Ayahnya Pakai Kayu Balok

Wailik (25), Pemuda Dusun Pasar Rantau Embacang, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo ini akhirnya diamankan ke Polsek Tanah Sepenggal.

Kesal Tak Boleh Pakai Motor, Wailik Pukul Kepala Ayahnya Pakai Kayu Balok
Net
Ilustrasi Penganiayaan 

Kesal Tak Boleh Pakai Motor, Wailik Pukul Kepala Ayahnya Pakai Kayu Balok

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Wailik (25), Pemuda Dusun Pasar Rantau Embacang, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo ini akhirnya dilerai warga sebelum diamankan ke Polsek Tanah Sepenggal, Kamis (11/7/2019). Pasalnya, dia tega menganiaya Ishak (51) ayah kandungnya sendiri (11/7/2019).

Informasi yang didapat dari Mulyadi, warga setempat, Wailik memukul dahi ayahnya dengan kayu balok lantaran kesal tak dibolehkan pakai sepeda motor

"Informasinya, dia (Wailik, red) itu kesal, karena tidak boleh pakai motor sama bapaknya. Karena itulah, diambilnya kayu, dipukulnya bapaknya itu," ujar Mulyadi.

"Kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB. Sesudah kejadian itu, perangkat dusun dan aparat kepolisian langsung turun untuk mengamankan pelaku," ujarnya lagi.

Baca: Jadi Jalur Tour de Singkarak, Ami Taher Dorong UMKM Promosikan Kerajinan dan Kuliner Kerinci

Baca: DLH Jambi Tegur 6 Perusahaan Terkait Pelanggaran Lingkungan

Baca: Disdik Batanghari Wajibkan Siswi SD dan SMP Berhijab

Baca: Target PAD Muarojambi Turun Rp 294 Juta, Ini Kata Sekda

Baca: Genjot PAD, Pemkot Jambi Rencanakan Pasang 200 Tapping Box Baru

Saat korban dianiaya, lanjut Mulyadi, beberapa tetangga korban yang melihat langsung melerai. Korban dilarikan ke puskesmas setempat sebelum akhirnya dirujuk ke Puskesmas Pasar Lubuk Landai untuk mendapatkan pengobatan.

Terpisah, Sekretaris Dusun Pasar Rantau Embacang, Amran mengaku belum tahu pasti menyebab penganiayaan tersebut. Kata Amran, kini kasus tersebut sudah ditangani oleh Polsek Tanah Sepenggal.

"Untuk penyebabnya kita belum tahu pasti. Biar kita serahkan saja pada aparat kepolisian. Sekarang anaknya sudah diamankan di Polsek Tanah Sepenggal," ucap Amran.

Lebih lanjut, Kapolsek Tanah Sepenggal, Iptu Sutikno membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Iya, memang ada laporan kejadian tersebut. Kejadian di Dusun Pasar Rantau Embacang. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan," sebut Sutikno.

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved