Info Pemkot Jambi

Ingin Berurusan ke Kelurahan, Lepas Sepatu, Jadi Ciri Khas Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kota Baru

Ingin Berurusan ke Kelurahan, Lepas Sepatu, Jadi Ciri Khas Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kota Baru

Ingin Berurusan ke Kelurahan, Lepas Sepatu, Jadi Ciri Khas Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kota Baru
Tribunjambi/Rohmayana
Ingin Berurusan ke Kelurahan, Lepas Sepatu, Jadi Ciri Khas Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kota Baru 

Ingin Berurusan ke Kelurahan, Lepas Sepatu, Jadi Ciri Khas Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kota Baru

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Ada yang berbeda saat memasuki Kantor Lurah Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru.

Karena hanya di kantor ini, tamu yang berkunjung harus melepas alas kakinya baik sandal maupun sepatu. Di depan teras kantor lurah, sudah disiapkan sandal jepit jika warga yang bertamu ingin menggunakan sandal.

Terlihat kantor lurah ini sangat bersih, karena saat masuk tidak ada satupun staf kelurahan yang menggunkan alas kaki dari luar.

Baca: Realisasi Anggaran Dinilai Terlambat, Wabup Sarolangun:Terlambat di Perencanaan Hingga Proses Lelang

Baca: Tak Ingin Dirolling, Jadi Toke Udang Saja, Ini 3 Poin Pesan Wabup pada Camat Nipah Panjang yang Baru

Baca: Rudy Badil Pendiri Warkop DKI Meninggal Dunia, Indro Warkop Tulis Janji Menyentuh!

Bambang Sutejo, Lurah Kenali Asam Bawah mengatakan, hal itu dilakukan sengaja diterapkan di kelurahan tersebut.

Hal ini dikarenakan wilayah tersebut masih becek saat musim hujan, dan berdebu saat kemarau.

"Kasihan petugas kebersihan kalau pakai alas kaki bisa empat sampai lima kali mengepel lantai," katanya.

Baca: Maryani Menabung 26 Tahun Dari Hasil Jual Botol Bekas Buat Biayai Ongkos Naik Haji ke Tanah Suci

Baca: Jadi Tersangka, Galih Ginanjar Dijemput Pukul 4 Pagi, Barbie Kumalasari Tak Kaget, Ini Kata Fairuz

Baca: SIAPA Sebenarnya Iriawan, Jenderal Bintang 3 Diperiksa TGPF sebagai Saksi Kasus Novel Baswedan

Dirinya bahkan sempat dicibir warga mengapa seperti ingin masuk ke masjid. Namun hal ini tak masalah baginya karena ini dilakukan untuk kenyamanan pelayanan di dalam ruangan.

Sementara sebagai salah satu kelurahan yang paling banyak jumlah penduduknya, yakni mencapai 20.807 jiwa.

Pihaknya selalu mengedepankan jiwa gotong royong kepada setiap warga. Namun

Halaman
12
Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved