Berita Tanjab Barat

ASN di Tanjab Barat, Ternyata Sudah Pensiun, Sebelum Keputusan Bersama Menteri,PPK Minta Klarifikasi

ASN di Tanjab Barat, Ternyata Sudah Pensiun, Sebelum Keputusan Bersama Menteri,PPK Minta Klarifikasi

ASN di Tanjab Barat, Ternyata Sudah Pensiun, Sebelum Keputusan Bersama Menteri,PPK Minta Klarifikasi
Tribunjambi/Darwin
Encep Jarkasih, Kepala BKPSDM Tanjab Barat. ASN di Tanjab Barat, Ternyata Sudah Pensiun, Sebelum Keputusan Bersama Menteri,PPK Minta Klarifikasi 

ASN di Tanjab Barat, Ternyata Sudah Pensiun, Sebelum Keputusan Bersama Menteri,PPK Minta Klarifikasi

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Menteri Dalam Negeri, beberapa waktu lalu, menegur 103 kepala daerah agar memecat 275 PNS dalam 14 hari ke depan. Namun BKPSDM Tanjab Barat, belum menerimanya.

"Sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi yang lebih jelas, terkait teguran menteri dalam negeri tersebut," kata Encep Jarkasih, Kepala BKPSDN Tanjab Barat.

Kepada Tribunjambi.com, Encep mengaku teguran tersebut berkaitan dengan keputusan yang harus dilakukan pejabat pembina kepegawaian (PPK) yaitu bupati selaku kepala daerah.

Baca: Terseret Kasus Korupsi, 21 ASN Pemprov Jambi Dipecat

Baca: SBY Peluk Sandiaga Uno Saat Peringatan 40 Hari Ani Yudhoyono Meninggal

Baca: Rudy Badil Meninggal Dunia, Sang Pendiri Warkop DKI, Wartawan Kompas dan Teman Soe Hok Gie

Terhadap PNS yang sudah mendapatkan keputusan hukuman tetap atau inkrah dari pengadilan dalam kategori tindak pidana korupsi ataupun penyalahgunaan jabatan.

"Dari data ini, setelah kita cross chek, Kabupaten Tanjung Jabung Barat semuanya dari lima yang disampaikan kementerian PAN RB sudah dieksekusi. Artinya, sudah diambil keputusannya, diberhentikan tidak dengan hormat," terang Encep Jarkasih.

Satu diantaranya kata Encep, yaitu ZM yang sudah berhenti sebagai ASN karena pensiun. Sehingga, statusnya bukan sebagai PNS saat yang bersangkutan mendapatkan putusan dari kementerian.

Baca: Berbatasan dengan Provinsi Sumsel, Kabupaten Sarolangun Rawan Narkoba dan Curas

Baca: Daftar 34 Film Komedi Warkop DKI sejak 1979-1984, Mana Tahaaan s/d Pencet Sana Pencet Sini

Baca: Cek Tiket Pesawat Sekarang, Turun Gila-gilaan, Ada Sampai Rp 216 Ribu, Buka Traveloka & Tiket.com

Terkait ASN yang harus dipecat tersebut yang masuk dalam teguran menteri beberapa waktu lalu kata Encep, akan mengklarifikasinya.

"Ini yang akan diklarifikasi oleh BKN juga terhadap data-data yang kita miliki. Sebab, sudah dua kali pak bupati meminta pendapat kejelasan dari BKN atau instansi berwewenang, memberikan penjelasan terhadap keputusan bersama. Sampai hari ini pun surat pak Bupati itu tidak pernah ditanggapi," tutur Encep Jarkasih.

"Oktober, Bupati sudah menyampaikan permintaan penjelasan bagaimana dengan data, kemudian kronologis kejadian seperti ini (ASN pensiun, red). Sehingga tidak ada keraguan PPK melakukan tindakan atau keputusan," jelasnya.

Simpang siur tersebut lah bilang Encep, yang akan diklarifikasi. Sebelumnya Encep mengaku telah mengupdate data ke BKN melalui aplikasi yang dimiliki.

Disebutkannya, Asn yang pensiun tersebut pensiun pada 2017 lalu. Sementara keputusan bersama itu dikeluarkan pada tahun 2018.

ASN di Tanjab Barat, Ternyata Sudah Pensiun, Sebelum Keputusan Bersama Menteri,PPK Minta Klarifikasi (Darwin Sijabat/Tribun Jambi)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved