Berita Nasional

Jadi Wakil Presiden, Apakah Maruf Amin Tetap akan Pakai Sarung? Ini Aturan Berpakaian di Istana

Jadi Wakil Presiden, Apakah Maruf Amin Tetap akan Pakai Sarung? Ini Aturan Berpakaian di Istana

Jadi Wakil Presiden, Apakah Maruf Amin Tetap akan Pakai Sarung? Ini Aturan Berpakaian di Istana
TRIBUNNEWS.COM/DENNIS D
Jokowi dan Maruf Amin 

Jadi Wakil Presiden, Apakah Maruf Amin Tetap akan Pakai Sarung? Ini Aturan Berpakaian di Istana

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Sebut merasa sudah nyaman kenakan sarung kemana-mana, akankah Maruf Amin tetap gunakan pakaian itu saat jadi wakil dari Joko Widodo (Jokowi) di pemerintahan.

Ya, Wakil presiden terpilih, Ma'ruf Amin, punya kebiasaan mengenakan sarung dalam berpakaian sehari-hari.

Hal itulah yang menjadi pertanyaan para wartawan saat Ma'ruf berkunjung ke Kantor Wapres, Jakarta, untuk memenuhi undangan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Saat itu, Ma'ruf datang ke Kantor Wapres mengenakan sarung yang dipadu dengan jas, peci hitam, serta serban putih yang dikalungkan di leher.

Gaya busana seperti itu merupakan ciri khas Ma'ruf sejak sebelum mendaftar sebagai cawapres untuk mendampingi Presiden Joko Widodo.

Baca: Satu Keluarga Gelar Ritual Sesat, Polisi Kaget saat Grebek Rumah Pelaku, Semuanya Tak Kenakan Busana

Baca: Raffi Ahmad Blak-blakan Rasa Penyesalannya Setelah 5 Tahun Menikah dengan Nagita Slavina

Baca: Sosok Wanita Ini Berani Jambak Nikita Mirzani, Bukan Barbie Kumalasari atau Lucinta Luna Loh

Baca: Terjerat Kasus Penganiayaan Remaja, Habib Bahar bin Smith Divonis Hakim 3 Tahun Penjara

Meskipun belum pernah ada wakil presiden yang memiliki gaya berpakaian seperti Ma'ruf, Kepala Biro Protokol Sekretariat Wakil Presiden Sapto Harjono menyatakan, tak ada masalah dengan gaya berpakain Ma'ruf.

Wakil presiden terpilih Maruf Amin datang memenuhi undangan Wapres Jusuf Kalla untuk berkunjung ke kantor Wapres RI, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019).
Wakil presiden terpilih Maruf Amin datang memenuhi undangan Wapres Jusuf Kalla untuk berkunjung ke kantor Wapres RI, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019). (Rina Ayu/Tribunnews.com)

Mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2018 tentang Tata Pakaian pada Acara Kenegeraan dan Resmi, menurut dia, penggunaan sarung diperbolehkan.

Berdasarkan perpres itu, pakaian pada acara kenegaraan terdiri atas pakaian sipil lengkap (PSL), pakaian dinas, pakaian kebesaran, dan pakaian nasional.

Sementara itu, pakaian pada acara resmi selain jenis pakaian di atas dapat berupa pakaian sipil harian (PSH) atau seragam resmi.

"Aturan Perpres 71 Tahun 2018 tentang Tata Pakaian di Acara Kenegaraan dan Acara Resmi juga memungkinkan presiden dan wapres menggunakan sarung sebagai bagian pakaian daerah atau tradisional untuk digunakan di acara-acara tersebut," papar Sapto kepada Kompas.com, Senin (8/7/2019).

Baca: Serangan Kopassus ke Padepokan Mbah Suro, Sosok Kebal Peluru dan Sakti Mandraguna Simpatisan PKI

Ia pun mengatakan, sarung telah dianggap sebagai pakaian nasional.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved