Berita Merangin

Warga Sweeping Aktivitas PETI di Hutan Adat, Bupati Merangin Setuju yang Dilakukan Warga Desa Guguk

Warga Sweeping Aktivitas PETI di Hutan Adat, Bupati Merangin Setuju yang Dilakukan Warga Desa Guguk

Warga Sweeping Aktivitas PETI di Hutan Adat, Bupati Merangin Setuju yang Dilakukan Warga Desa Guguk
TRIBUNJAMBI/HERU PITRA
Al Haris, Bupati Merangin 

Warga Sweeping Aktivitas PETI di Hutan Adat, Bupati Merangin Setuju yang Dilakukan Warga Desa Guguk

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Bupati Merangin Al Haris, setuju dengan tindakan sweeping yang dilakukan masyarakat Desa Guguk, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, terhadap aktivitas PETI yang dilakukan di hutan adat, Minggu (7/7/2019).

Dikonfirmasi melalui ponselnya Al Haris menyebut jika dirinya sependapat dengan tindakan masyarakat.

"Saya sependapat dengan tindakan masyarakat terkait hutan adat guguk tersebut," kata Haris.

Bupati sangat menginginkan aktivitas PETI di Kabupaten Merangin ditiadakan lagi. Sebab, aktivitas tersebut kata Al Haris sangat mengganggu lingkungan.

Baca: Hutan Adat di Desa Guguk, Merangin, Digarap Penambang PETI, Warga Kesal dan Lakukan Ini

Baca: Injak Lantai Masjid Nabawi di Madinah, Sebagian Jemaah Haji Alami Kaki Melepuh, Ini Penyebabnya

Baca: Cangkul Bustami Bongkar Tempayan Kubur, Warga Kaget Diduga Pemakaman Masa Lampau

Menurutnya, kegiatan PETI banyak mudharat daripada manfaatnya yang diterima masyarakat.

Keseriusan Bupati Merangin untuk membasmi aktivitas PETI telah dilakukan dari jauh hari. Bahkan dua Minggu lalu dirinya juga mengumpulkan semua kades dan camat yang ada potensi PETI diwilayah mereka.

Dalam rapat internal yang dilakukan diruang kerja bupati, Al Haris meminta kepada semua kades dan camat untuk mengusir penambang yang beroperasi, jika masih beroperasi dalam waktu yang ditentukan, maka pihak berwajib akan melakukan penindakan.

"Masih seminggu lagi deadlinenya, baru kita ambil tindakan," kata Haris.

Aktivitas PETI di Kabupaten Merangin semakin merajalela. Lahan yang digarap tak lagi memandang milik siapa.

Hutan adatpun menjadi sasaran pelaku PETI . Hal itu terjadi dihutan adat Desa Guguk Kecamatan Renah Pembarap Kabupaten Merangin.

Baca: Sigit Wiranto, Bersujud di Bawah Pesawat Ditemani sang Istri, Momen Haru Penerbangan Terakhir Capt

Baca: Hingga Nomor Ayahnya Sendiri di Blokir, Ini Pengakuan Vanessa Angel, Sindir Jane Shalimar: Diam Kak!

Baca: Sama-sama di Lapas,Suami Beri Roti ke Isteri yang Isinya Sabu,4 Napi Lapas Klas IIA Jambi Diamankan

Geram melihat aktivitas PETI tersebut, puluhan masyarakat desa Guguk melakukan sweeping terhadap aktivitas tambang tersebut.

Dalam sweeping yang dilakukan Minggu (7/7/2019), warga yang didampingi Babinsa setempat tidak menemukan alat berat sebagai sarana tambang. Mereka hanya menemukan beberapa asbok (peralatan tambang) yang terbuat dari kayu.

Warga Sweeping Aktivitas PETI di Hutan Adat, Bupati Merangin Setuju yang Dilakukan Warga Desa Guguk (Muzakkir/Tribun Jambi)

Penulis: muzakkir
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved