Razia Jalan Protokol, Segini Denda yang Harus Dibayar PKL yang Tertangkap

Satpol PP Kota Jambi akan menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di beberapa ruas jalan protokol di Kota Jambi.

Razia Jalan Protokol, Segini Denda yang Harus Dibayar PKL yang Tertangkap

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Satpol PP Kota Jambi akan menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di beberapa ruas jalan protokol di Kota Jambi. Banyak PKL yang berjualan di trotoar dan jam-jam yang dilarang.

Penertiban tersebut juga akan dilakukan sebagai bentuk penataan kawasan perkotaan. Serta dalam rangka menegakkan Perda nomor 12 tahun 2016 tentang penataan dan pemberdayaan PKL.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi, Yan Ismar mengatakan ada beberapa PKL yang masih kedapatan mengunakan trotoar sebagai lapak berjualan, dan di jam yang dilarang.

"Kalau PKL boleh jualan dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi, dan tidak boleh meninggalkan lapak di pinggir jalan atau trotoar," kata Yan Ismar.

Baca: Anak Tak Lulus Sekolah Negeri, Belasan Orang tua Geruduk Kantor Disdik Kota Jambi

Baca: Pasokan Bio Solar Kurang, Antrean Mobil Solar Mengular di SPBU Bungo

Baca: 5 Bulan Lulus Seleksi PPPK, 38 Honorer K2 Tanjab Barat Belum Terima NIP

Baca: Miliki Ribuan Pil Ekstasi dan Sabu, Ozi Divonis 14 Tahun Penjara

Baca: Penyelundup Rokok Luffman di Jambi Divonis 1,5 Tahun Penjara

Menurut dia saat ini pihaknya masih fokus untuk menertibkan di kawasan Pasar Talang Banjar. Namun dalam waktu dekat pihaknya juga akan menyisir kawasan lain yang berdasarkan monitoring banyak PKL yang bandel.

"Berdasarkan Perda No 12 Tahun 2016 bahwa selain kepada pedagang akan diterapkan juga sanksi administrasi denda kepada pembeli maksimal sebesar Rp2,5 juta. Sementara bagi pedagang bisa sampai Rp10 juta," tambahnya.

Menurutnya pihaknya juga saat ini masih melakukan sosialisasi kepada para pedagang supaya tidak lagi berjualan di tempat yang dilarang dan mengganggu ketertiban. Ada juga yang sudah dilakukan penindakan dan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Dalam waktu dekat kami akan melakukan penertiban di kawasan lain, yang berdasarkan monitoring menyalahi aturan," pungkasnya.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved