Penyelundup Rokok Luffman di Jambi Divonis 1,5 Tahun Penjara

Terdakwa kasus penjualan rokok tanpa cukai Ari Suryono divonis 1 tahun 6 bulan, pada Selasa (9/7) oleh ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Jambi.

Penyelundup Rokok Luffman di Jambi Divonis 1,5 Tahun Penjara
Tribun Jambi/Herupitra
Rokok tanpa pita cukai yang beredar di Sungai Penuh dan Kerinci. 

Penyelundup Rokok Luffman di Jambi Divonis 1,5 Tahun Penjara

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Terdakwa kasus penjualan rokok tanpa cukai Ari Suryono divonis 1 tahun 6 bulan, pada Selasa (9/7) oleh ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Jambi, Yandri Roni.

Ari dijerat pasal 56 UU RI nomor 39 tahun 2007 tentang cukai. Awalnya Ari dituntut Arnold Saputra selaku Jaksa Penuntut Umum penjara 2 tahun dan denda sebanyak dua kali cukai Rp 164.965.408 subsidair 2 bulan penjara.

Barang bukti berupa rokok merk Luffman tanpa dilekati pita cukai dengan jumlah 199.600 batang dirampas dan dimusnahkan.

Kronologis perkara tersebut bermula terdakwa Ari Suryono bin Susilo menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dilekati pita cukai sebagaimana dimaksud dalam pasal 29 ayat (1) dan  atau memiliki, memperoleh barang kena cukai yang patut diketahuinya atau patut diduganya berasal dari tindak pidana terhadap penindakan yang dilakukan di Jalan Lintas Timur depan Hotel Tepian Batanghari.

Baca: Miliki Ribuan Pil Ekstasi dan Sabu, Ozi Divonis 14 Tahun Penjara

Baca: Rp 10 Juta Raib, Dukun Palsu di Jambi Diamankan Polisi, Janjikan Bisa Gandakan Uang

Baca: Digerebek Bermain Judi, 4 Ibu Rumah Tangga di Sungaipenuh Akhirnya Digelandang Buser Polres Kerinci

Baca: Bupati Safrial Minta Harganas Jadi Pengingat Pentingnya Bentuk Generasi Berkualitas

Sebelumnya diketahui pada Jumat tanggal 1 Maret 2019 di Jalan Lintas Timur Kota Jambi Ari sedang mengendarai mobil avanza. Lantas Ari diberhentikan petugas saat melakukan operasi razia narkoba. Setelah digeledah ternyata malah ditemukan rokok tanpa cukai.

Rokok merk Luffman sebanyak 20 koli (kurang 2 slop) ; masing-masing koli berisi 50 (lima puluh) slop; masing-masing slop berisi 10 (sepuluh) bungkus; masing-masing bungkus berisi 20 (dua puluh) batang rokok. Jumlah seluruhnya 199.600 batang.

Total keseluruhan pembayaran cukai atas rokok tersebut yang berpotensi mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 82.482.704.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved