Meski Tak Merokok, Kenapa Seseorang Bisa Terkena Sakit Kanker Paru-paru?

Merokok memang meningkatkan risiko kanker paru hingga 85 persen. Itu sebabnya untuk mengurangi risikonya sebaiknya jangan merokok

Meski Tak Merokok, Kenapa Seseorang Bisa Terkena Sakit Kanker Paru-paru?
Thinkstockphotos
Ilustrasi 

Meski Tak Merokok, Kenapa Seseorang Bisa Terkena Sakit Kanker Paru-paru?

TRIBUNJAMBI.COM - Umumnya, kanker paru sering diasosiasikan dengan kebiasaan merokok.

Tetapi, angka penyakit ini pada kelompok non-perokok terus meningkat.

Misalnya, kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho didiagnosis menderita kanker paru sejak Januari 2018 meski ia mengaku bukan perokok.

Baca: Nekat Jadi Mucikari di Sleman,Oknum Mahasiswi Asal Jambi Dapat Bagian Rp 100 Ribu Per Transaksi

Baca: Belum Terpecahkan! Misteri Pembunuhan Berantai Hwaseong, 10 Wanita Diperkosa, Jadi Film dan Drakor

Baca: Bocah 3 Tahun Hendak Dijadikan Tumbal pada Ritual Sesat, Keluarga Tak Berbusana dan Sembelih Balita

Merokok memang meningkatkan risiko kanker paru hingga 85 persen.

Itu sebabnya untuk mengurangi risikonya sebaiknya jangan merokok, walau tidak menjamin bebas sepenuhnya.

Kanker paru yang terkait dengan rokok dengan non-perokok ternyata sangat berbeda.

Berkendara sambil merokok
Berkendara sambil merokok ()

Gen yang berubah atau bermutasi pada kedua kasus juga beda.

Pada bukan perokok, kanker biasanya disebabkan karena perubahan gen EGFR, yang dengan pengobatan terbaru saat ini lebih efektif.

Baca: Ramalan Zodiak Cinta 10 Juli 2019, Aries Tak Sabar Nantikan Libur Bersama Pasangan, Zodiak Kamu?

Baca: Ngaku Gemes, Ibu Hamil Ini gidam Jambak & Dimasakin Nikita Mirzani, Pengen Tahu Reaksi Si Nyai?

Penyebab kanker

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved