Kebijakan Duterte Tembak Mati, Ini Lokasi Pembantaian Pelaku Narkoba Filipina, 490 Tewas di Luzon

Luzon dilabeli sebagai 'Lokasi pembantaian paling berdarah' atas ikrar Duterte memerangi narkoba.

Kebijakan Duterte Tembak Mati, Ini Lokasi Pembantaian Pelaku Narkoba Filipina, 490 Tewas di Luzon
AFP
Presiden Filipina Rodrigo Duterte 

"Izinkan saya untuk mengatakannya secara lugas. Perang melawan narkoba belum selesai ... perang melawan obat-obatan terlarang tidak akan dikurangi skalanya."

"Bahkan, ini akan terus dilanjutkan, ditingkatkan," kata Presiden Duterte pada 2018 silam seperti dikutip dari BBC.

"Jika Anda semua mengira saya bisa dibujuk untuk tak lagi melanjutkan perang melawan narkoba, karena aksi demonstrasi Anda, karena aksi protes Anda -yang menurut saya salah arah- maka itu keliru."

"Anda mempedulikan hak asasi manusia, yang saya pedulikan adalah nyawa manusia," imbuhnya.

VIDEO Detik-detik Mobil Terseret Arus Saat Banjir Terjang Sarolangun

IKUTI INSTAGRAM TRIBUN JAMBI, TER-UPDATE TENTANG JAMBI

ARTIKEL TELAH TAYANG DI GRID DENGAN JUDUL TANGAN BESI...

Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved