Sengketa Pileg 2019

Daftar Partai Politik Ajukan Sengketa Pemilu Legislatif di Mahkamah Konstitusi, Papua Paling Banyak

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asyari, mengatakan permohonan sengketa pileg 2019 paling banyak diajukan calon anggota legislatif (

Daftar Partai Politik Ajukan Sengketa Pemilu Legislatif di Mahkamah Konstitusi, Papua Paling Banyak
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Komisioner KPU RI Hasyim Asy'ari 

TRIBUNJAMBI.COM- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asyari, mengatakan permohonan sengketa pileg 2019 paling banyak diajukan calon anggota legislatif (caleg) dari Provinsi Papua.

KPU RI mencatat ada 20 permohonan sengketa pileg 2019 untuk Pileg di Provinsi Papua yang terdiri dari 16 partai politik peserta Pemilu 2019, tiga calon anggota DPD RI, dan satu kepala adat.

Tiga gugatan tersebut diajukan caleg DPD Papua nomor urut 21 Carel Simon Petrus, caleg DPD Papua nomor urut 25 Hasbi Suaib, dan caleg DPD Papua nomor urut 29 Paulus Yohanes Sumino.

"Ya karena gugatan paling banyak untuk provinsi artinya kalau dibagi per provinsi paling banyak Papua," kata Hasyim, ditemui di kantor MK, Selasa (9/7/2019).

Baca: Ponpes Wali Songo di Singkut, Terdampak Banjir, Polres Sarolangun dan Jajaran Bersih-bersih

Baca: Permintaan Mengejutkan Menteri Susi, Tantang Mark Zuckerberg Lomba Paddle, Hadiah Saham Facebook!

Baca: INFO Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA Gaji Hingga Rp 7,5 Juta Berikut Syarat dan Cara Daftarnya

Dia mengaku pihaknya sudah mempersiapkan diri menghadapi sidang sengketa tersebut. Jajaran KPU RI sudah berkoordinasi dengan KPU Provinsi Papua.

"Nanti, kami pelajari dulu. Nanti tinggal cocok-cocokkan saja persidangan berikutnya untuk pembuktian, nanti kan adu data di situ adu alat bukti. Ya nanti kita lihat persidangan berikutnya," kata dia.

Meskipun memandang krusial sidang sengketa hasil pileg di Provinsi Papua, namun, dia tidak 'menganakemaskan' provinsi tersebut.

"Nggak juga, sama aja, semua tempat perhatian kita sama untuk semua provinsi," tambahnya.

Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved