Bastari Bawa Kabur Motor Penjual Mercon Demi Judi Poker

Bastari meminjam motor Jupri yang jualan mercon dengan alasan mau membeli nasi. Namun dia justru membawanya kabur.

Bastari Bawa Kabur Motor Penjual Mercon Demi Judi Poker
Tribunjambi/Jaka HB
Saksi untuk kasus penggelapan Bastari yang menggelapkan motor sampai ke Sarolangun, pada Selasa (9/7). 

Bastari Bawa Kabur Motor Penjual Mercon Demi Judi Poker

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Awalnya Jupri berbincang dengan Abas alias Bastari di kawasan Telanai, tepatnya seputaran LPMP. Lantas Bastari meminjam motor Jupri yang jualan mercon dengan alasan mau membeli nasi. Waktu itu tanggal 21 Mei 2018, siang hari.

Setelah cukup lama Jupri menunggu. Dia bertanya pada tukang tempel ban sekitar. Ternyata tukang tempel ban tersebut juga tidak kenal. Lantas Jupri melaporkan Bastari ke polisi.

Bastari ternyata sudah dalam perjalanan ke Sarolangun. Sesampainya di sana, Bastari menjual motor Jupri seharga 2 juta. Setelah dapat uangnya Bastari menggunakan uangnya untuk bermain game poker.

Akibat perbuatannya, Bastari harus duduk di hadapan Yandri Roni, ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Jambi. Bastari pun ditanyai apakah pernah melakukan perbuatan melanggar hukum.

Baca: Ini Jadwal Keberangkatan CJH Jambi ke Tanah Suci

Baca: Rebut 25 Medali, Bungo Juarai Kejurprov Panjat Tebing di Tanjab Timur

Baca: Satu Rumah Ambruk Saat Kerinci Diguyur Hujan Es

Baca: Terseret Kasus Korupsi, 21 ASN Pemprov Jambi Dipecat

Baca: Terlalu Besar, Sekda Bungo Minta Bawaslu dan KPU Kaji Ulang Anggaran Pilkada Serentak

“Pernah dihukum tiga kali. Hukumannya 1,2 tahun, 1,5 tahun dan 1 tahun 8 bulan,” kata Bastari.

Yandri Roni bertanya pada Bastari apakah dia menyesal. Bastari mengaku menyesal.

“Tapi kan enak dipenjara, makan diberi, mau ke wc dikawal?” kata Yandri Roni.

Bastari hanya menunduk. Sidangnya akan ditunda dan dilakukan lagi Selasa tanggal 16 Juli 2019 dengan agenda tuntutan.

Akibat kelakuan Bastari, Jupri penjual mercon harus merugi Rp 7 juta. Karena tidak ada perdamaian antara dua pelaku dan korban. Bastari dijerat pasal 372 KUHP.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved