Info Terkini Kota Jambi

Pemkot Jambi Dapat Bantuan Rp 800 Miliar dari ADB, Wawako Maulana: Siapkan Layanan Tinja Terjadwal

Pemerintah Kota Jambi, tahun 2019 ini mendapat bantuan dari Asian Devloment Bank (ADB) sebesar Rp 800 Miliar.

Pemkot Jambi Dapat Bantuan Rp 800 Miliar dari ADB, Wawako Maulana: Siapkan Layanan Tinja Terjadwal
Tribunjambi/Rohmayana
Bangun Jaringan Septic Tank, PUPR Kota Jambi Dapat Bantuan Rp 800 Miliar dari ADB 

Bangun Jaringan Septic Tank, PUPR Kota Jambi Dapat Bantuan Rp 800 Miliar dari ADB

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Pemerintah Kota Jambi, tahun 2019 ini mendapat bantuan dari Asian Devloment Bank (ADB) sebesar Rp 800 Miliar.

Bantuan tersebut diserahkan langsung melalui dinas PUPR kota Jambi, untuk pelayanan air limbah.

Dikatakan Momon Kabid Cipta Karya dinas PUPR Kota Jambi bahwa ini merupakan proyek yang sangat strategis. Karena bantuan ini dianggap sangat bermanfaat serta mempercepat proses potensi PAD untuk kota Jambi.

Baca: VIDEO: Belasan Kerangka Manusia Ditemukan Saat Gali Septic Tank, Hanya Berbalut Plastik Hitam

Baca: Tak Lulus SBMPTN 2019? Bisa Lewat Pendaftaran Jalur Mandiri Lho, Ini Jadwal SMMPTN Barat 2019

Baca: Ibu Rumah Tangga di Kota Sungai Penuh Diringkus Polisi, Ini yang Dilakukan Mereka Saat Digerebek

Rencananya bantuan tersebut akan dibangun jaringan septic tank, namun baru akan dilakukan percobaan di Kecamatan Jambi Timur.

Bantuan tersebut diberikan karena dianggap saat ini cakupan layanan Septic tank yang sesuai dengan SNI di Kota Jambi baru 0,39 Persen yang SNI.

"Jadi memang kita sedang sosialisasi kepada masyarakat untuk melakukan sedot WC minimal satu tahun sekali. Karena semakin lama WC tidak disedot maka akan semakin tinggi terjadinya pencemaran lingkungan," katanya.

Menurutnya bantuan ini, akan dibangun langsung oleh pihak ADB, pemkot hanya menyiapkan lahan saja. Bentuk bantuannya yakni jaringan layanan lumpur tinja terjadwal.

"Sistemnya nanti memang layanan bertarif untuk lumpur tinja sehingga kita harap dapat meningkatkan PAD kota jambi," ujarnya.

Sementara itu, wakil walikota Jambi Maulana mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan pelayanan publik. Satu Diantaranya yakni layanan tinja terjadwal.

Baca: Gerindra Benarkan Pihaknya Ajukan Pemulangan Rizieq Shihab sebagai Syarat Rekonsiliasi Pasca-pilpres

Baca: Kocak! Bayar Bagasi Mahal, Pria Ini Pakai Semua Pakaian yang Dibawa, Reaksi Petugas Saat Masuk Kabin

Baca: VIDEO Viral Aks Pemukulan Seorang Pria Terhadap Pemotor, Korban Balas Pakai Helm Langsung Tumbang

Baca: PP Nomor 24 Dinilai Pengaruhi Ekonomi Rakyat, DPRD Tanjung Jabung Timur tak Bisa Berbuat Banyak

Saat ini pihaknya sedang melakukan proses penyampaian informasi kepada masyarakat. Karena layanan tinja terjadwal ini sangat penting agar tidak mencemari lingkungan.

"Jadwalnya minimal satu tahun sekali atau enam bulan sekali. Jangan dikira septic tank itu kalau tidak di sedot aman-aman saja, ini sangat merusak lingkungan," katanya.

Bahkan pihaknya sudah menyiapkan tenaga kerja yang sudah dilatih ke Kuala Lumpur untuk menyiapkan layanan tinja terjadwal.

"Karena kita tidak ingin meninggalkan lingkungan yang tercemar untuk anak cucu kita," ujarnya.

Bangun Jaringan Septic Tank, PUPR Kota Jambi Dapat Bantuan Rp 800 Miliar dari ADB (Rohmayana/Tribun Jambi)

Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved