Enam Bulan Terjadi 69 Kecelakaan di Bungo, 13 Orang Tewas

Sejak Januari hingga Juni 2019, Satlantas Polres Bungo mencatat 69 peristiwa kecelakaan yang menyebabkan 13 orang meninggal.

Enam Bulan Terjadi 69 Kecelakaan di Bungo, 13 Orang Tewas
IST
Kecelakaan maut di Jalinsum, Bungo 

Enam Bulan Terjadi 69 Kecelakaan di Bungo, 13 Orang Tewas

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Sejak Januari hingga Juni 2019, Satlantas Polres Bungo mencatat 69 peristiwa kecelakaan. Kasat Lantas Polres Bungo, AKP Abdul Aziz S melalui Kanit Laka, Aipda Adhi Kurniawan mengatakan, dari 69 kejadian laka tersebut, 13 korban meninggal dunia.

"Jumlah laka ada 69. Korban meninggal dunia ada 13 orang, luka berat 31 orang, dan luka ringan 87 orang. Sedangkan untuk kerugian materil yang tercatat diperkirakan Rp 416.400.000," katanya, Senin (8/7/2019).

Peristiwa kecelakaan lalu lintas terbanyak terjadi pada Januari 2019, sebanyak 19 kejadian. Dari 19 laka tersebut, tercatat 36 korban. Lima di antaranya meninggal dunia, tiga luka berat, 28 luka ringan, dan kerugian materi Rp 111.300.000.

Baca: Etape Ketujuh Tour de Singkarak Lewati Jalur Kerinci, Ini Jadwalnya

Baca: Anaknya Tak Diterima Sekolah, Orang tua Siswa di Jambi Sesalkan Sistem Zonasi

Baca: Juarai P2WKSS Tingkat Kabupaten, Desa Tungkal I Wakili Tanjab Barat ke Tingkat Provinsi Jambi

Baca: Jambi Kehilangan 20 Pulau Akibat Kerusakan Lingkungan dan Abrasi

Baca: BPBD Jambi Belum Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutlah, Ini Alasannya

Pada Februari 2019, tercatat 10 kasus. Tidak ada korban jiwa dari laka Februari lalu, namun enam orang mengalami luka berat dan tujuh orang mengalami luka ringan. Sedangkan untuk kerugian materi tercatat sebesar Rp 22.600.000.

Maret lalu, ada 14 kejadian laka lantas dengan korban meninggal dunia tiga orang, luka berat enam orang, luka ringan 17 orang, dan kerugian materi diperkirakan Rp 67.500.000.

Untuk bulan April ada sembilan peristiwa laka lantas. Kerugian materi yang tercatat sekitar Rp 86.900.000, korban meninggal dunia dua orang, luka berat tiga orang, dan luka ringan 12 orang.

"Bulan Mei, itu ada lima kejadian laka. Korban meninggal dunia satu orang, luka berat tujuh orang, luka ringan lima orang, dan kerugian materi sekitar Rp 102.500.000," terangnya.

Terakhir, pada Juni lalu, tercatat 12 kejadian laka. Dua orang meninggal dunia, enam orang luka berat, dan 18 orang luka ringan. Sedangkan untuk kerugian tercatat sekitar Rp 25.600.000.

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved