Bandung, Bocah SAD yang Menderita Kelainan Jantung itu Akhirnya Sembuh

Bandung anak perempuan berusia 6 tahun dari warga Suku Anak Dalam (SAD) kini bisa kembali tersenyum.

Bandung, Bocah SAD yang Menderita Kelainan Jantung itu Akhirnya Sembuh
IST
Bandung, anak SAD di Sarolangun yang didiagnosa menderita kelainan jantung akhirnya dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan medis di RSUD Raden Mattaher Jambi. 

Bandung, Bocah SAD yang Menderita Kelainan Jantung itu Akhirnya Sembuh

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Bandung anak perempuan berusia 6 tahun dari warga Suku Anak Dalam (SAD) kini bisa kembali tersenyum.

Anak SAD dari Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun yang dirujuk ke Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi pada Sabtu (29/06) lalu akhirnya bisa pulang ke rumahnya, di Desa Lubuk Jering.

Pasalnya, Bandung sudah dinyatakan sembuh dari penyakit yang dideritanya setelah mendapatkan penanganan medis selama beberapa hari.

Selama sakit, anak kecil itu sering mengeluh sakit dan hanya bisa menangis di depan orang tuanya.

Bandung merupakan Kelompok temenggung Meladang di Kecamatan Air Hitam, yang didaignosa dokter menderita kelainan jantung.

Baca: Empat Desa di Batanghari Belum Terima Dana Desa

Baca: Baru 13 OPD yang Lakukan Tender Proyek di Merangin

Baca: Pengerjaan Sarana Lapas Perempuan Muarojambi akan Dimulai dari APBD-P 2019

Baca: Di Hadapan Dewan, Bupati Safrial Sebut Empat Agenda Pembangunan Tanjab Barat Pada 2020

Baca: Percepat Pengerjaan Proyek, Kadis PUPR Kota Jambi Tinjau 3 Jembatan dan Pedestarian di Hayam Wuruk

Bandung dibawa oleh tim medis puskesmas Air Hitam yang telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sarolangun. Bandung langsung dirawat di rumah sakit dengan mendapatkan pelayanan BPJS.

"Ya, Bandung sudah sembuh dan saat ini sudah kembali ke rumahnya, sebelumnya sempat di rujuk ke Jambi," kata Kabid Pelayanan Kesehatan, Dinkes Sarolangun Sep Hurmuddin.

Memang katanya sesuai dengan instruksi dari pelaksana tugas kepala dinas kesehatan Bambang Hermanto, katanya agar kondisi Bandung anak SAD ini untuk dipantau terus menerus hingga bisa sembuh dan kembali kepelukan orang tuanya.

"Intinya kita sudah terus melakukan perhatian, melalui Puskesmas Air Hitam. Bandung, yang sakit dirujuk dari puskesmas Air Hitam, ke RSUD Sarolangun baru dirujuk ke Jambi. Sekarang sudah pulang ke kawasan SAD,
Bandung ada kelainan jantung, sehingga butuh perawatan medis," katanya.

"Dan kita terima kasih kepada Puskesmas Air Hitam yang telah memberikan pelayanan, hingga anak SAD tersebut sembuh. Kami minta kepada warga SAD agar tetap menjaga kesehatan, pola hidup sehat meski berada kawasan terpadu SAD," imbaunya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved