244 Ribu Pendukung Nuril Minta Ampunan, Berharap Jokowi Selamatkan Guru Honorer dari Penjara

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Sedikitnya 244 ribu pengguna internet menandatangai petisi yang memohon

244 Ribu Pendukung Nuril Minta Ampunan, Berharap Jokowi Selamatkan Guru Honorer dari Penjara
Kompas.com/Fitri
Terancam Masuk Penjara Karena Tuduhan Pelanggaran UU ITE, Baiq Nuril: Saya di Sini Cuma Korban. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Sedikitnya 244 ribu pengguna internet menandatangai petisi yang memohon Preisiden Joko Widodo menggunakan hak konstitusinya, yakni amnesti.

Mereka meminta presiden mengampuni Baiq Nuril, seorang perempuan terpidana asal Bima, Nusa Tenggara Timur.

Mantan guru honorer yang mendapat perlakuan pelecehan seksual dari kepala sekolah di tempatnya mengajar.

Tapi bekalangan justru pedang keadilan berbalik mengunus padanya sebagai terdakwa pelanggaran Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca: Rosa Meldianti Ngotot Ingin Masukkan Dewi Perssik ke Penjara, Dipicu karena Hina Orang Tua

"Atas dasar tindakan kriminalisasi tanpa dasar ini maka dari itu kami mempetisi, Presiden Joko Widodo untuk menyelematkan Baiq Nuril dari jerat pidana dengan segera memberikan amnesti terhadap yang bersangkutan," demikian bunyi petisi daring yang digalang sejumlah pegiat demokrasi begabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Save Ibu Nuril.

Mereka terdiri atas LBH Pers, ICJR, MaPPI FH UI, LBH Apik, Elsam, AJI Jakarta, Perkumpulan Lintas Feminis Jakarta (Jakarta Feminist Discussion Group), PurpleCode Collective, Perempuan Lintas Batas (Peretas), Hollaback! Jakarta, Paku ITE, Safenet dan KPI Wilayah DKI Jakarta mendesak Presiden Joko Widodo memberikan amnesti kepada Ibu Baiq Nuril.

Pada individu penggagas petisi antara lain oleh Erasmus Napitupulu, Emerson Yuntho, Olga Lidya, Tompi, Hanung Bramantyo, Zaskia Mecca, Putri Patricia, Yosi Mokalu, Pandji Pragiwaksono, Reza Nangin, Yohana Margaretha, Tama S. Langkun, Alena, Rico Ceper, Ernest Prakarsa, Judhi Kristantini, Adon Saptowo, Giring Ganesha Djumaryo, Once Mekel, Lukman Sardi.

Baca: Live Streaming Persija vs Persib Bandung Laga Bigmatch di Liga 1 2019, Siaran Langsung Indosiar

Hingga Minggu (7/7) pukul 20.47 WIB, terdapat sejumlah244.599 yang telah menandatangani petisi bertajuk "Amnesti Untuk Nuril: Jangan Penjarakan Korban!"

Kira-kira adagium ini sangat relevan dengan realita yang terjadi saat ini, "Lebih baik membebaskan 1000 orang bersalah daripada menghukum 1 orang yang tidak bersalah!”

Baiq Nuril Maqnun, seorang pegawai honorer di SMAN 7 Mataram, NTB oleh Mahkamah Agung (MA) dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (1) UU ITE dan divonis enam bulan penjara serta kewajiban membayar denda sebesar Rp 500 juta.

Halaman
1234
Editor: ridwan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved