Berita Tebo

Tunggakan Pelanggan Listrik di Tebo Semester Pertama 2019 Rp 1,6 M, Gandeng Kepolisian Untuk Tagih

Hingga semester pertama 2019, PLN Rayon Muara Tebo mencatat penunggakan pelanggan sebesar Rp 1,6 miliar.

Tunggakan Pelanggan Listrik di Tebo Semester Pertama 2019 Rp 1,6 M, Gandeng Kepolisian Untuk Tagih
ANTARA FOTO/YUDHI MAHATMA
Ilustrasi 

Tunggakan Pelanggan Listrik di Tebo Semester Pertama 2019 Capai Rp 1,6 M, Gandeng Kepolisian Untuk Tagih 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Hingga semester pertama 2019, PLN Rayon Muara Tebo mencatat penunggakan pelanggan sebesar Rp 1,6 miliar.

Direktur PLN Rayon Tebo, Al Amin mengatakan, jumlah itu lebih sedikit dibandingkan tunggakan tahun lalu yang mencapai Rp 1,8 miliar.

Kendati demikian, pihaknya mengupayakan untuk melakukan penagihan terhadap pelanggan yang menunggak tersebut.

"Kita kerja sama dengan beberapa pihak untuk melakukan penagihan tersebut," katanya.

Baca: Live Streaming MotoGP Jerman 2019 Hari Ini, Cara Nonton di HP Siaran Langsung Trans7 Mulai 19.00 WIB

Baca: Kenali Jenis-jenis Stadium pada Penyakit Kanker, Ini Arti dan Tingkat Keparahannya

Baca: Penjelasan Ustaz Yusuf Mansur setelah Bikin Keributan Di Kalangan Netizen Usai Bertemu Mamah Dedeh

Baca: Audrey Yu Jia Hui Rela Tinggalkan Pekerjaan di NASA Demi Terima Tawaran Jokowi, Indonesia Love You

Baca: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Besok Senin 8 Juli 2019 : Bagaimana dengan Jambi?

Dia mencatat, lama tunggakan pelanggan itu berbeda-beda, mulai dari satu bulan hingga lebih dari tiga bulan.

Lebih lanjut, dia mengatakan, tunggakan terbesar berasal dari masyarakat, yaitu sekitar Rp 1,3 miliar.

Sedangkan untuk Pemkab Tebo sendiri menunggak Rp 246 juta.

"Ada tunggakan masyarakat sekitar Rp 1,3 miliar. Sedangkan di Pemda, termasuk PJU (penerangan jalan umum, red) ada sekitar Rp 246 jutaan," ungkapnya.

Mengangani hal itu, PLN Rayon Muara Tebo bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian.

Hal itu dinilainya cukup berhasil dengan berkaca pada tahun lalu yang mampu menekan tunggakan hingga di bawah Rp 1 miliar pada akhir tahun.

Selain itu, pihaknya juga melakukan tindakan tegas berupa pencabutan listrik terhadap pelanggan yang menunggak. Sejauh ini, sudah sekitar 50 persen pelanggan yang menunggak ditindak sanksi tegas tersebut, dari jumlah yang tercatat sekitar 21 ribu pelanggan. (Tribunjambi.com/Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved