Berita Batanghari

Patroli Brigdalkar Antisipasi Kebaran Lahan di Tahura Malah Temukan 5 Orang Pelaku Illegal Logging

Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Batanghari, Parlaungan mengatakan, 5 orang tersebut merupakan warga desa setempat.

Patroli Brigdalkar Antisipasi Kebaran Lahan di Tahura Malah Temukan 5 Orang Pelaku Illegal Logging
TRIBUNJAMBI/RIAN AIDILFI
Pelaku Illegal Logging ditangkap di Tahura wilayah Kabupaten Batanghari 

Patroli Brigdalkar Antisipasi Kebaran Lahan di Tahura Malah Temukan 5 Orang Pelaku Illegal Logging 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Brigade Pengendalian Kebakaran (Brigdalkar) Tahura Sultan Thaha Syaifuddin mengamankan 5 orang pelaku pembalakan liar (Illegal Logging) di kawasan Hutan Taman Raya (Tahura), Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Sabtu (6/7/2019) siang.

Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Batanghari, Parlaungan mengatakan, 5 orang tersebut merupakan warga desa setempat.

Mereka diamankan petugas saat tengah berpatroli rutin di wilayah Tahura.

"Mereka tertangkap tangan tengah membawa kayu hasil pembalakan liar yang sudah diolah dengan menggunakan sepeda motor," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (7/7/2019).

Baca: Puncak Kemarau Produksi Sayuran Diprediksi Bakal Terimbas, Pemprov Jambi Lakukan Antisipasi Ini

Baca: Serangan Tiba-tiba Kopassus ke Markas Pasukan Inggris Buat Malu SAS, Dibariskan di Depan Soekarno

Baca: Ahok: Selamat Jalan Pak Sutopo, Pejuang Tangguh yang Sangat Berdedikasi

Parlaungan menjelaskan, operasi yang dipimpin oleh Sandy selaku Komandan Brigade Tahura tersebut tidak melakukan penahanan atau proses hukum terhadap para pelaku.

"Untuk sementara ini kita masih melakukan pembinaan kepada mereka untuk tidak melakukan kegiatan ilegal di dalam Tahura lagi. Mereka diberikan surat peringatan perjanjian untuk tidak melakukan kegiatan itu lagi," katanya.

Saat ini, katanya pihaknya keterbatasan personil dalam penegakan hukum di wilayah Tahura.

Meski sudah menjalin koordinasi dengan Satuan Polisi Hutan Reaksi Cepat (SPORC) dan Brigade Harimau, namun tetap tidak bisa teratasi secara sempurna.

"Kedepannya kita akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk penegakan hukum," jelasnya.

Dalam operasi tersebut, petugasnya juga mendapati aktivitas ilegal lainnya berupa pembuatan arang menggunakan kayu-kayu yang berada di dalam Tahura.

"Dari hasil patroli lainnya, petugas menemukan ada titik api di Paal 11 Tahura dan langsung dipadamkan oleh tim. Diketahui titik api tersebut untuk pembuatan arang. Si pelaku melarikan diri karena melihat tim yang datang," katanya.

Kegiatan ini, kata Parlaungan dapat menyebabkan kebakaran hutan jika dibiarkan.

"Kita akan terus melakukan patroli untuk mencegah terjadinya bahaya yang dilakukan oleh pihak yang tak bertanggung jawab," pungkasnya. (*)

Baca: Jadwal MotoGP Jerman 2019 Hari Ini, Berikut Link Live Streaming Langsung Trans7 Minggu 7 Juli 2019

Baca: Jadwal Bigmatch Persija Jakarta vs Persib Bandung Bobotoh Dilarang ke GBK, Nonton Live Streaming

Baca: Jadwal Bola Hari Ini, Live Streaming Madura United vs PSM Makassar Leg Kedua Piala Indonesia 2019

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved