Berita Muarojambi

Jadwal Pelaksanaan Pilkades Serentak di Muaro Jambi, 61 Desa Akan Lakukan Pemilihan

Kabupaten Muarojambi akan melaksanakan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 11 November 2019.

Jadwal Pelaksanaan Pilkades Serentak di Muaro Jambi, 61 Desa Akan Lakukan Pemilihan
TRIBUNJAMBI/SAMSUL BAHRI
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) Kabupaten Muarojambi, Raden Najemi 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kabupaten Muarojambi akan melaksanakan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 11 November 2019.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) Kabupaten Muarojambi, Raden Najemi.

Ia menyebutkan bahwa pelaksanaan pilkada ini akan serentak dilakukan di 61 Desa di 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten Muarojambi.

Sementara terhadap pelaksanaan tersebut, sudah disampaikan kepada Bupati Muarojambi, Masnah Busro.

"Untuk Pelaksaan pilkades serentak kami sudah naikkan nota dinas ke bupati dan dijadwalkan pelaksanaannya itu tanggal 11 bulan 11 tahun 2019. Supaya gampang di ingat,"terangnya

Lebih lanjut, Ia menyebutkan bahwa dari 61 desa itu ada beberapa kepala desa yang masa jabatannya berakhir Desember hingga Februari.

Baca: Mobil Minibus Hanyut Akibat Meluapnya Sungai Batang Pelawan di Sarolangun, Ternyata Ini Penyebabnya

Baca: Unggahan Terakhir Sutopo Sebelum Meninggal Dunia, Meminta Maaf atas Kesalahan dan Dosanya

Baca: MENIKAHI Janda, 4 Artis Brondong Ganteng Ini Hidup Bahagia Bahkan Jauh dari Gosip Miring

Terhadap hal tersebut, Ia menyebutkan bahwa Pejabat tersebut akan di tarik dan akan di berlakukan beberapa ketentuan lainnya.

"Ada sembilan kepala desa yang masa jabatannya berakhir pada desember, januari dan februari. Dan itu di lakukan ketentuan, bagi kepala desa tadi yang akan maju di pilkades kita buat untuk melakukan cuti pada masa kampanye"katanya

Ia menambahkan jika kepala desa tersebut tidak terpilih, maka pelantikan untuk kepala desa terpilih akan di lakukan sesuai dengan berakhirnya masa jabatan kepala desa sebelumnya.

Lebih lanjut di jelaskan Raden Najmi bahwa untuk persyaratan menjadi seorang kepala desa di atur dengan peraturann yang ada.

"Itu berdasarkan perda nomor nomor 1 tahun 2016 , kemudian perbub nomor 1 tahun 2015. Persyaratan yang utama itu adalah pendidikan tidak boleh kurang dari SLTP,"terangnya

Sementara itu, diungkapkan oleh Raden Najemi sesuai aturan bahwa satu desa maksimal hanya boleh memilki calon kades sebayak lima orang.

Jika nantinya satu desa ada yang mencalonkan lebih dari lima orang maka akan dilakukan seleksi.

"Masing-masing desa hanya boleh lima calon. Kalo lebih dari lima calon tentu akan dilaksanakan seleksi tertulis oleh tim kabupaten. Jadi masa tahapan sekarang pembentukan tim kabupaten, selanjutnya kita akan bentuk tim kecamatan dan desa,"pungkasnya.

Baca: 7 Gejala Kanker Paru-paru Seperti yang Dialami Oleh Sutopo Purwo Nugroho, Tak Hanya Serang Perokok

Baca: Kebakaran di Desa Jangga Baru, Batanghari, Rumah Warga Ludes Hanya Baju di Badan yang Tersisa

Penulis: syamsul
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved