GEGARA Menolak Ajakan Berhubungan intim, Istri yang Mabuk Berat Potong Kemaluan Sang Suami

TRIBUNJAMBI.COM - Suami istri melakukan hubungan intim adalah hal ajar. Hukumnya pun wajib untuk dilakukan.

GEGARA Menolak Ajakan Berhubungan intim, Istri yang Mabuk Berat Potong Kemaluan Sang Suami
net
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Suami istri melakukan hubungan intim adalah hal ajar. Hukumnya pun wajib untuk dilakukan.

Berhubungan intim juga dipercaya dapat memperkuat rumah tangga agar selalu harmonis. Dari aspek kesehatan pun malahan dianjurkan.

Namun kisah pasangan suami istri di Uganda ini justru berakhir tragis.

Seorang istri di Uganda dilaporkan memotong kemaluan suaminya sebagai hukuman karena sang suami menolak saat diajak untuk berhubungan intim.

Baca: Sutopo Wafat, Farti Suandri : Jejak Pengabdian dan Dedikasinya Jadi Teladan Anggota Kagama

Diwartakan Daily Mirror, Moses Okot yang merupakan petani di Distrik Apac kini tengah berjuang untuk melewati masa kritis atas insiden yang menimpanya.

Kepada harian setempat Daily Monitor, Okot menuturkan istrinya, Beatrice Acen, pulang ke rumah dalam keadaan mabuk dan langsung memotong kemaluannya.

"Ketika saya kembali ke rumah selepas pergi berburu sekitar pukul 19.00, istri saya sedang tidak ada," ujar pria berusia 45 tahun itu. Jadi, dia makan bersama anaknya.

Baca: Bicara di Forum APEKSI, Walikota Sy Fasha Juga Promosikan Jambi di Indonesia City Expo 2019

Selesai makan, Okot pergi tidur. Lalu pukul 22.00 waktu setempat, Acen pulang sambil berteriak-teriak dan memanggilnya supaya membukakan pintu.

Namun Okot mengaku saat itu dia tak mendengar teriakan istrinya karena sudah terlalu lelah.

Dia berkata merasakan sakit dan bangun untuk melihat celananya penuh darah.

Baca: Alumni Universitas Andalas IAFHA Jambi Lantik Pengurus Baru, Dek Raso Kito Basamo

Halaman
123
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved