Berita Kriminal Jambi

Dugaan Penyimpangan Proyek Auditorium UIN Sultan Thaha Jambi, Penyidik Kembali Panggil Saksi

Kejaksaan Tinggi Jambi kembali akan memanggil saksi-saksi tak juga datang memnuhi panggilan penyidik Kejati Jambi tersebut.

Dugaan Penyimpangan Proyek Auditorium UIN Sultan Thaha Jambi, Penyidik Kembali Panggil Saksi
Tribunjambi/Jaka HB
Lexi Fatharani selaku Kasi Penkum Kejaksaan tinggi Jambi 

Dugaan Penyimpangan Proyek Auditorium UIN Sultan Thaha Syaifudin Jambi, Penyidik Kembali Panggil Saksi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Sebagian saksi dugaan penyimpangan proyek auditorium UIN Sultan Thaha Syaifudin mangkir.

Kejaksaan Tinggi Jambi kembali akan memanggil saksi-saksi tak juga datang memnuhi panggilan penyidik Kejati Jambi tersebut.

“Saksi-saksi yang telah dipanggil hanya empat orang datang dari yang dilakukan pemanggilan. Alasan belum bisa kita sampaikan namun tim penyelidik pasti akan pemanggilan ulang terkait bersangkutan,” kata Lexy Fatharani,  Kasi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jambi, Minggu (7/7/2019).

Pemanggilan para saksi tersebut juga termasuk Rektor UIN Sultan Thaha Syaifuddin. 

“Semuanya akan kita periksa,” kata Lexy.

Sebelumnya diketahui pembangunan ini bersumber dari dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2018.

PT Lambok Ulina diketahui yang mengerjakan proyek tersebut terikat kontrak lewat Surat Keputusan Hadri Hasan selaku Rektor UIN sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dengan surat perjanjian nomor 46-Un.15/PPK-SBSN/KU.01.2/06/ 2018.

Dalam kontrak itu perusahaan memulai pelaksanaan pekerjaan selambat-lambatnya selama 208 hari kalender terhitung sejak 7 Juni 2018 hingga 31 Desember 2018.

Baca: Audrey Yu Jia Hui Rela Tinggalkan Pekerjaan di NASA Demi Terima Tawaran Jokowi, Indonesia Love You

Baca: Trending di Youtube Trailer Film Bumi Manusia, Ini Sinopsis Kisah Minke, Annelies dan Nyai Ontosoroh

Baca: Unggahan Terakhir Sutopo Sebelum Meninggal Dunia, Meminta Maaf atas Kesalahan dan Dosanya

PT Lambok Ulina diketahui mencairkan uang muka sebesar 20 persen atau sekitar Rp 7 miliar.

Halaman
12
Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved