Tukang Bubur Pelaku Pembunuh Bocah SD Ternyata Pedofil, Sudah 2 Kali Cabuli Korban

Dicky menjelaskan Hariyanto memiliki kecendrungan menyukai anak di bawah umur serta dipengaruhi juga oleh pornografi.

Tukang Bubur Pelaku Pembunuh Bocah SD Ternyata Pedofil, Sudah 2 Kali Cabuli Korban
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Hariyanto, pelaku pembunuhan bocah SD di Megamendung, Kabupaten Bogor 

Tukang Bubur Pelaku Pembunuh Bocah SD Ternyata Pedofil, Sudah 2 Kali Cabuli Korban

TRIBUNJAMBI.COM - Hariyanto (23), pelaku pembunuh bocah SD FA (8) di Desa Cipayung Girang, Kabupaten Bogor membeberkan semua kronologi serta motif dirinya melakukan pembunuhan.

Hariyanto yang merupakan tukang bubur memiliki penyimpangan orientasi seksual, yakni memiliki ketertarikan seks terhadap anak kecil (pedofil).

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky di Mapolres Bogor, Jumat (5/7/2019).

Dicky menjelaskan Hariyanto memiliki kecendrungan menyukai anak di bawah umur serta dipengaruhi juga oleh pornografi.

Baca: Tak Lagi Jadi Pebasket, Hotman Paris Tanya Apakah Wijaya Saputra Mampu Biayai Hidup Gisel?

Baca: Siapa Sebenarnya Zara Zettira? Cuitan Twitter Tradisi Korupsi Disebut Hina Pesantren oleh Para Tokoh

Baca: Muncul Spanduk #2020SandiUnoSumbar1 di Padang, Sandiaga Uno Serius Maju Cagub Sumbar?

Sebelum melakukan pembunuhan, pelaku sempat menonton film porno.

"Sebelumnya yang bersangkutan (tersangka) menonton film porno. Kemudian yang bersangkutan pada pagi harinya itu berjualan. Dan bertemu dengan korban itu yang datang ke kontrakan minta makanan, diberikan. Kemudian korban meminta lagi uang dan diberi Rp 2000," terang Dicky.

Setelah memberi uang, lanjutnya, pelaku mengiming-imingi korban Rp 5 ribu dengan syarat korban mau dicium olehnya.

Rupanya permintaan tersangka ini ditolak oleh korban.

Karena kesal ditolak, korban dipaksa hingga dianiaya oleh pelaku.

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved