Hanura Bakal Ajukan 50 Nama Calon Menteri untuk Mengisi Kabinet Jokowi-Maruf

Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang atau OSO mengatakan bahwa belum ada pembicaraan mengenai calon menteri pada kabinet J

Hanura Bakal Ajukan 50 Nama Calon Menteri untuk Mengisi Kabinet Jokowi-Maruf
Harian Warta Kota/henry lopulalan
Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Oesman Sapta Odang 

TRIBUNJAMBI.COM- Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang atau OSO mengatakan bahwa belum ada pembicaraan mengenai calon menteri pada kabinet Jokowi

Namun, jika partai diminta mengusulkan nama, Hanura akan mengajukan 50 nama.

"Menteri itu hak preogratif presiden jadi tidak bisa berandai-andai. Tapi kalau Partai Hanura disuruh mengusulkan, kami ajukan 50 orang," kata OSO usai menghadiri halal bihalal Majelis Adat Budama Melayu (MABM) Kalbar, Sabtu (6/7/2019). 

Dia juga menuturkan, hingga saat ini belum mendapat tawaran menteri untuk masuk kabinet.

OSO juga tak mau berandai-andai berapa jatah menteri dari partainya atau dari perwakilan putra daerah Kalimantan Barat untuk menjadi pembantu presiden hingga 5 tahun mendatang.

Baca: Polri Bongkar Ciri-ciri Penembak Misterius Saat Aksi 22 Mei, Beraksi Pakai Tangan Kiri

"Belum tahu (ada tidaknya tawaran menteri dari Kalimantan Barat)," ucapnya.

Galakkan persatuan OSO menilai, halalbihalal yang digelar MABM Kalbar ini harus menjadi momentum seluruh masyarakat lintas etnis di Kalbar untuk bersatu pasca-pemilu.

"Acara ini bagus sekali, karena tidak ada lagi 01 dan 02, rakyat harus kembali bersatu. Kita bangun Kalbar ke depan," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum MABM Kalbar Khairil Effendy mengatakan, pelaksanaan halal bihalal yang terlambat tidaklah berarti karena substansi halalbihalal yakni saling memaafkan.

"Substansi saling memaafkan menjadi sangat penting apalagi setelah pelaksanaan pemilihan umum yang menjadikan masyarakat terbelah," ucapnya.

Baca: Bukan Hoax, Penerimaan CPNS 2019, Bocoran Soal SKD dan SKB hingga 7 Tahapan yang Dilalui Peserta

Baca: Dulu Bungkam, Kini Roger Danuarta dan Cut Meyriska Berani Pamer Kemesraan di Instagram

Baca: Tukang Kerupuk Naik Haji, Awalnya Cuma Rp 5.000 per Hari dari Tahun 2011

Dia menuturkan, bangsa ini membuktikan dirinya mampu bertahan melewati seluruh tantangan.

Masyarakat Indonesia memiliki karakteristik yang unik dan sangat sulit dipahami.

"Selama setahun ini MABM Kalbar selalu mencoba menjalin tali silaturahim dengan forum etnis lainnya," kata mantan Rektor Universitas Tanjungpura Pontianak ini.

Dalam kesempatan itu, Khairil juga meminta kepada OSO untuk memperjuangkan putra daerah Kalbar menjadi menteri di jajaran kabinet Presiden Joko Widodo.

Editor: andika arnoldy
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved