Ujaran Ikan Asin Galih Ginanjar ke Fairuz Masuk Kategori Pelecehan Seksual Kata KOMNAS Perempuan

Banyak yang menuding Galih Ginanjar melakukan pelecehan pada perempuan. Bahkan pengacara Hotman Paris pun marah besar dan menuding hal yang sama pada

Ujaran Ikan Asin Galih Ginanjar ke Fairuz Masuk Kategori Pelecehan Seksual Kata KOMNAS Perempuan
Kolase / Istimewa
Fairuz A Rafiq vs Galih Ginanjar 

KOMNAS Perempuan jelas tidak bisa membenarkan apa yang telah dilakukan oleh mantan suami Fairuz A Rafiq itu.

Baca: Anggota TNI Amankan 2 Warga di Perbatasan RI-PNG, Kedapatan Bawa Ganja Kering di Celana Dalam!

Baca: Usai di PHK Perusahaan, Pria Ini Pamit Istri Untuk Bekerja Tapi Justru Mencuri Mikropon di Musala

"Berarti ini mengandung unsur kekerasan pada perempuan secara verbal?" tanya Iis Dahlia kepada Budi Wahyuni.

"Iya," jawab wakil ketua KOMNAS Perempuan itu mantap.

"Yang selama ini lebih ditengarai ini kalau ada body contact. Ini kan tidak ada, tetapi ini ada buktinya bahwa di rekaman itu ada konten yang mengarah kepada merendahkan harkat, martabat perempuan," jelas Budi Wahyuni.

Meski tidak ada kontak fisik, video ujaran 'ikan asin' yang menyakiti Fairuz A Rafiq tetap terkategori sebagai kekerasan seksusal secara verbal.

"Kalau untuk masalah seperti ini sanksinya seperti apasih?" tanya Rangga SMASH.

Intip Rumah Fairuz A Rafiq dan Barbie Kumalasari, Sama-sama Mewah, Mana yang Lebih Homey?

"Nah ini ada Bang Sunan," ujar Budi seolah mempersilakan beliau untuk menjawab pertanyaan dari Rangga.

"Tetapi pada dasarnya selama ini masuk pada kategori pencabulan," ujar Budi Wahyuni.

Meski tak ada kontak fisik secara langsung, Budi Wahyuni mengatakan, ujaran yang mengarah pada pelecehan seksual juga dapat dikatakan masuk dalam kategori pencabulan.

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved