Berita Tanjab Timur

PPDB Tanjab Timur, Dinas Pendidikan Minta Masyarakat Tak Khawatir Tak Kebagian Sekolah

Penerimaan peserta didik baru pada tahun ajaran 2019-2020 baru saja dimulai, di kabupaten Tanjung Jabung Timur sendiri PPDB telah dibuka

PPDB Tanjab Timur, Dinas Pendidikan Minta Masyarakat Tak Khawatir Tak Kebagian Sekolah
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Hutagalung 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Penerimaan Peserta Didik Baru PPDB sejak tanggal 1-8 Juni nanti masing terbilang kondusif, Disdik sebut untuk wilayah Kabupaten tidak bermasalah untuk kuota siswa.

Penerimaan peserta didik baru pada tahun ajaran 2019-2020 baru saja dimulai, di kabupaten Tanjung Jabung Timur sendiri PPDB telah dibuka sejak tanggal 1 hingga 8 juni mendatang.

Dikatakan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Hutagalung mengatakan, terkait penerimaan siswa didik baru tersebut telah dipetakan menjadi beberapa bagian sistem baik zonasi maupun prestasi.

" Meski demikian untuk di Tanjab Timur sendiri tidak terlalu masalah, mengingat masih banyak sekolah sekolah yang membutuhkan tidak ada yang  overload untuk jumlah siswa," ujarnya.

Baca: TERJADI LAGI - Remaja Putri di Surabaya Terlibat Pengeroyokan, Pelaku Ada yang Masih Kelas V SD

Baca: Ingat Kasrin, Tukang Becak yang Naik Haji dengan Cara Misterius? Begini Kabarnya Sekarang

Baca: Rekam Jejak Prananda Paloh, AHY, Angela Tanoesoedibjo & Emil Dardak, Kandidat Calon Menteri Jokowi

Lebih lanjut dikatakannya pula, yang menjadi kendala saat ini adalah terkait peraturan Mendikbud terkait permasalahan umur bagi siswa yang ingin bersekolah.

Dimana anak anak tersebut dapat mendaftar sekolah jika umur sudah mencapai 6 tahun.

" Itu banyak masyarakat yang belum menerima terkait aturan tersebut, ditambah saat ini banyak anak anak mereka dari segi fisik sudah besar namun usia belum. Terkait hal itu kita tetap beracuan pada peraturan tadi," jelasnya.

Dirinya juga menyampaikan, untuk bersekolah sendiri saat ini sudah mudah dan ringan ditambah adanya program BOS dari pemerintah.

Namun yang masih ditayangkan di wilayah kita ini masih ada orang tua yang berpikiran sekolah itu tidak terlalu penting.

" Masih ada meski persentasenya kecil, dan itu sangat disayangkan," tuturnya

Menurutnya dengan adanya program BOS sendiri baik siswa maupun orang tua tidak mampu akan lebih ringan, terlebih dalam hal biaya sekolah. Termasuk biaya biaya kecil lainnya seperti kegiatan ekstrakurikuler termasuk pungutan biaya Pramuka dan sebagainnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved