Penyerahan 3 Aset ke Pemkot Jambi Ditunda, Ini Sebab Pemprov Jambi Tak Setujui

Tiga aset Pemprov Jambi yang semula hendak dikelola oleh Pemerintah Kota Jambi nampaknya belum akan terjadi.

Penyerahan 3 Aset ke Pemkot Jambi Ditunda, Ini Sebab Pemprov Jambi Tak Setujui
Tribunjambi/Zulkifli
Jembatan Gentala Arasy. 

Penyerahan 3 Aset ke Pemkot Jambi Ditunda, Ini Sebab Pemprov Jambi Tak Setujui

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Tiga aset Pemprov Jambi yang semula hendak dikelola oleh Pemerintah Kota Jambi nampaknya belum akan terjadi.

Pasalnya, belum ada kesepakatan antara Pemprov Jambi dan Pemkot Jambi mengenai pengelolaan ketiga aset tersebut. Ada miskomunikasi terjadi antara kedua belah pihak.

Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik daerah Provinsi Jambi Riko Febrianto saat diwawancarai Tribunjambi.com mengatakan, pembahasan itu ditunda sampai waktu yang tak ditentukan. Sebab, isi dari surat pertama Pemkot untuk mengelola aset milik Pemrpov, berbeda dengan keinginan Pemkot yang sebenarnya.

“Tiga aset yang diminta Pemkot itu kita pending dulu. Karena permohonan yang mereka ajukan di awal, berbeda dengan maksud yang sebenarnya mereka inginkan,” katanya.

Baca: VIDEO: Kebahagiaan Vanessa Angel Pasca Bebas dari Penjara, Senyum Makin Merekah Siap Jemput Rezeki

Baca: Penumpang Lion Air JT-601 Keluhkan Kondisi Pesawat, Begini Tanggapan Pihak Maskapai

Baca: Bawaslu Siap Hadapi 260 Gugatan PHPU di MK

Baca: Pasca Pemilu Serentak Baswalu 10 Provinsi Kumpul di Jambi, Ini Agendanya

Baca: Aktivitas Illegal Drilling Ancam Kebakaran Hutan di Tahura Batanghari

Riko mengatakan, pada permohonan di awal, Pemkot menyebutkan keinginan mereka untuk mengelolan tiga aset milik Pemprov. Yakni Taman Tugu Juang, Gentala Arasy, dan Terminal Sijenjang yang direncanakan akan dijadikan pasar oleh Pemkot Jambi.

Namun, pada saat hendak pertemuan antara Pemkot dan Pemprov beberapa waktu lalu, ternyata Pemkot Jambi menginginkan aset tersebut dihibahkan menjadi milik Pemkot Jambi.

“Mereka maunya ternyata dihibahkan. Kan awalnya disetujui untuk pengelolaan kebersihannya, kemudian parkir. Atas dasar itu, kami pending, belum tau sampai kapan. Pemkot juga belum mengirimkan surat lagi,” katanya.

Riko mengatakan, saat ini ketiga aset tersebut masih tercatat sebagai aset milik Pemprov Jambi. Pengelolaannya, diserahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggung jawab.

“Gentala Arasy dan Tugu Juang, saat ini masih di bawah Dinas PUPR. Kalau Terminal Sijenjang memang belum ada anggaran untuk pemeliharaannya,” paparnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Gubernur Jambi telah menyetuji permohonan pelimpahan pengelolaan tiga aset milik Pemprov Jambi kepada Pemkot Jambi. Pengelolaan itu meliputi tanggung jawab untuk kebersihan di Gentala Arasy dan Tugu Juang, karena Pemprov Jambi tidak memiliki petugas kebersihan.

Disamping itu Pemkot Jambi juga disetujui untuk mengelola dan menata parkir di dua objek yang sering dikunjungi masyarakat itu. Sementara untuk Terminal Sijenjang juga disetujui untuk dikelola oleh Pemkot dan digunakan untuk pasar.

Baca: Back to School Matahari Beri Diskon hingga 75 Persen

Baca: Warga Koto Lanang Diringkus Polres Kerinci, Polisi Temukan Sabu 1,93 gram

Baca: Transparansi Pemkab Tanjab Barat, Buka-bukaan soal APBD Perubahan

Baca: Pencuri Sepeda Rp 11 Juta di Jambi Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Namun, pada saat akan dilaksanakan pertemuan antara kedua belah pihak, ternyata Pemkot Jambi meminta ketiga aset itu dihibahkan, bukan hanya sekedar pengelolaan kebersihan dan parkir saja.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved