Orang Berhutang yang Susah Ditagih dalam Pandangan Islam

Hutang piutang kini menjadi aktivitas ekonomi yang lumrah dipraktikkan banyak orang. Banyak orang yang memilih berhutang dibandingkan harus menabung

Orang Berhutang yang Susah Ditagih dalam Pandangan Islam
Planting Money Seeds
Ilustrasi tagih hutang 

Orang Berhutang yang Susah Ditagih dalam Pandangan Islam

TRIBUNJAMBI.COM - Berikut pandangan mengenai hutang dalam Islam, mengenai orang berhutang yang ketika ditagih selalu menghindar.

Selalu bikin alasan atau malah marah kepada si pemberi hutang (dalam KBBI, kata yang baku adalah utang -Red).

Hutang piutang kini menjadi aktivitas ekonomi yang lumrah dipraktikkan banyak orang.

Banyak orang yang memilih berhutang dibandingkan harus menabung dulu.

Baca: Gara-gara Ingin Tampil Cantik Wanita di Gresik Mencuri Alat Make Up dan Sepatu Milik Waria!

Baca: Kapten Abdul Rivai Penuhi Janji jadi Orang Terakhir, Ingat 431 Orang Tewas Kapal Tampomas II

Baca: Usai di PHK Perusahaan, Pria Ini Pamit Istri Untuk Bekerja Tapi Justru Mencuri Mikropon di Musala

Baik kepada keluarga, teman, kolega, kenalan, tetangga maupun lembaga keuangan/kredit.

Namun, tak sedikit yang ketika tiba saatnya membayar atau ditagih justru keberatan.

Berusaha menghindar atau bikin alasan, bahkan tak sedikit yang 'ngegas' berbalik memarahi si pemberi hutang.

Ilustrasi uang
Ilustrasi uang (Dok. HaloMoney.co.id)

Tak heran nyinyiran netizen terhadap perilaku ini termasuk yang viral di media sosial.

Ada yang bahkan iseng membuat meme, di antaranya gambar saat meminjam uang memohon-mohon.

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved