Perdana di Provinsi Jambi, Ini Dia 3 Kampung untuk Atasi Konflik SARA dan Cegah Narkoba

Pemkab Tanjab Barat melalui Kesatuan Bangsa dan Politik membentuk tiga kampung yang diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peradaban bang

Perdana di Provinsi Jambi, Ini Dia 3 Kampung untuk Atasi Konflik SARA dan Cegah Narkoba
Tribun Jambi/Darwin Sijabat
Bupati Tanjung Jabung Barat Safrial bersilaturahmi bersama Kaban Kesbangpol kabupaten kota se-Provinsi Jambi pada Rabu ( 3/7) malam. 

Perdana di Provinsi Jambi, Ini Dia 3 Kampung untuk Atasi Konflik SARA dan Cegah Narkoba

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Untuk mengantisipasi konflik etnis, suku, budaya dan agama serta perderan gelap narkoba, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung barat telah membentuk Kampung Kerukunan Umat Beragama, Kampung Pancasila dan Kampung Anti Narkoba.

Pemkab Tanjab Barat melalui Kesatuan Bangsa dan Politik membentuk tiga kampung yang diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peradaban bangsa.

Ketiga kampung tersebut, Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir sebagai kampung kerukunan umat beragama, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebing Tinggi sebagai Kampung Pancasila dan Desa Tanjung Bojo, Kecamatan Batang Asam sebagai Kampung Anti Narkoba.

Kepala Badan Kesbangpol se- Provinsi Jambi akan roadshow melihat secara langsung kampung tersebut.

Sebelum roadshow, Bupati Tanjung Jabung Barat Safrial bersilaturahmi bersama Kaban Kesbangpol kabupaten kota se-Provinsi Jambi pada Rabu ( 3/7) malam.

Di aula rumah dinas Bupati Tanjab Barat, Safrial mengucapkan selamat datang kepada seluruh Kaban Kesbagpol se-Provinsi Jambi di Bumi Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan

Bangsa Indonesia dikenal bangsa multikultural, bangsa yang majemuk dan beraneka ragam terdiri atas berbagai suku, etnis, budaya, agama dan bahkan ras dengan adanya keberagaman tersebut.

"Indonesia memiliki tantangan besar yang akan datang silih berganti terutama bagi pembangunan kebersamaan dan persatuan dalam menghadapi dinamika bermasyarakat, berbangsa dan bernegara ditengah- tengah ragam pergaulan global yang semakin kompetitif," ungkapnya.

Bupati Safrial mengatakan bangsa Indonesia merupakan yang multikultur dan majemuk, namun tidak sedikit yang selalu mengedepankan perbedaan.

Halaman
12
Penulis: Darwin
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved