Desa Bebas Api

Empat Desa Program Bebas Api di Jambi Dapat Penghargaan Rp 350 Juta dari Asian Agri Tekan Karhutla

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak empat desa di Jambi, Kamis (4/7) memperoleh penghargaan atas komitmen

Empat Desa Program Bebas Api di Jambi Dapat Penghargaan Rp 350 Juta dari Asian Agri Tekan Karhutla
ist
Ilustrasi - Karhutla 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak empat desa di Jambi, Kamis (4/7) memperoleh penghargaan atas komitmen dan keberhasilan desa dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui program Desa Bebas Api.

Keempat desa yaitu Desa Semambu, Desa Muara Sekalo, Desa Teriti dan Desa Lubuk Lawas memperoleh penghargaan Rp 350 juta yang terdiri Rp 100 juta untuk desa yang mengalami nol kebakaran (Desa Semambu, Desa Muara Sekalo dan Desa Teriti).

Penghargaan sebesar Rp 50 juta untuk desa yang mengalami kebakaran di bawah satu hektare (Desa Lubuk Lawas) untuk periode program tahun 2018/2019.

Baca: 7 Menteri Ini Bakal Dipertahankan Jokowi di Periode Kedua, Ada Sri Mulyani dan 6 Diantaranya Adalah

Baca: Pasar Atas Sarolangun Semrawut, Dinas Perkim Tuding Gara-gara PKL Susah Diatur

Penghargaan diserahkan langsung oleh Regional Head Asian Agri wilayah Jambi, Ramli Simarmata kepada masing-masing Kepala Desa di sela-sela acara halalbihalal Asian Agri dengan insan pers di Jambi.

"Kehadiran program Desa Bebas Api Asian Agri di Jambi bertujuan untuk bersama-sama dengan masyarakat menekan terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ujar Ramli.

Baca: Pasar Atas Sarolangun Semrawut, Dinas Perkim Tuding Gara-gara PKL

Baca: PERNIKAHAN Nenek 59 Tahun dengan Remaja 19 Tahun Viral, Ibu Pria Marah hingga Pernikahan Batal

Program Desa Bebas Api binaan Asian Agri dimulai pada 2016, dengan bermitra bersama tujuh desa di Riau dan dua di Jambi. Program ini menunjukkan perkembangan positif terhadap berkurangnya titik api secara signifikan.

Saat ini, kemitraan program berkembang dengan bermitra bersama 9 desa di Riau dan 7 desa di Jambi.

Program yang menitikberatkan pada usaha preventif pencegahan kebakaran hutan dan lahan ini menjadikan masyarakat sebagai aktor utama untuk berperan aktif menjaga lingkungan tempat tinggalnya dari kebakaran.

Masyarakat desa yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA) diberikan pelatihan untuk memiliki pengetahuan dan kemampuan yang mumpuni untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat lainnya.

Baca: KOPASSUS Nyamar jadi Paspampres Presiden Filipina, Pakai Baju Tagalog: Sukses Besar Atasi Kudeta

Baca: Bupati Safrial ingin Tanjab Barat Jadi Contoh Pembangunan Ramah Lingkungan

Sekaligus mengantisipasi terjadinya kebakaran sejak dini.

Desa yang berhasil mencegah daerahnya dari kebakaran akan memperoleh penghargaan
Rp 100 juta dan desa dengan kebakaran kurang dari satu hektare memperoleh Rp 50 juta.

Melalui program Desa Bebas Api, Asian Agri juga mendukung kesejahteraan masyarakat mea pengembangan ekonomi yang dapat ditekuni oleh masyarakat desa sebagai salah satu alterna pendapatan. (*)

Baca: SIAPA Sebenarnya Nadiem Makariem, Bos Gojek Disebut Calon Menteri Muda Kabinet Jokowi-Maruf

Baca: SIAPA Sebenarnya Nadiem Makariem, Bos Gojek Disebut Calon Menteri Muda Kabinet Jokowi-Maruf

Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved