Info Terkini Kota Jambi

Wawako Maulana Pimpin Rapat Terbatas Percepatan Pembangunan Kota Jambi di Dinas PUPR

Wakil Wali Kota Jambi Maulana pimpin rapat terbatas terkait percepatan pembangunan di Kota Jambi.

Wawako Maulana Pimpin Rapat Terbatas Percepatan Pembangunan Kota Jambi di Dinas PUPR
Tribunjambi/Rohmayana
Wakil Wali Kota Jambi Maulana pimpin rapat terbatas terkait percepatan pembangunan di Kota Jambi. 

Awal Triwulan III, Realisasi Fisik Dinas PUPR Baru 30 Persen

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Kamis (4/7), Dinas PUPR Kota Jambi menggelar rapat terbatas terkait percepatan pembangunan di Kota Jambi. Rapat ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi Maulana.

Dalam rapat terbatas ini membahas program yang sudah dilaksanakan dan program yang belum terlaksana. Serta sejauh mana progres RPJMD di Dinas PUPR Kota Jambi pada tahun 2019 ini.

Disampaikan Kepala Dinas PUPR Kota Jambi Fatri Suandri, rata-rata pencapaian realisasi fisik pada awal triwulan III ini baru mencapai 30 persen. Menurutnya ini merupakan hasil realisasi bidang cipta karya, bina marga dan sumber daya air.

Namun menurutnya semua kontrak sudah terlaksana semua. Hanya saja tinggal pengerjaan yang baru mencapai realisasi 30 persen.

"Setiap bidang memiliki kendala dan persoalannya masing-masing. Seperti misalanya di bidang SDA saat ini hanya memiliki sekitar 40 persen alat berat, itu saja sudah ada beberapa yang rusak katanya," katanya.

Baca: Pemprov Jambi Usulkan 1,129 Formasi CPNS dan PPPK ke Kemenpan

Baca: 9 Orang Mangkir, Kejati Jambi akan Panggil Saksi Dugaan Korupsi Beasiswa Disdik 2014

Baca: Sulit Dapat Gas Subsidi, Warga Alam Barajo Beli di Warung Rp 30 per Tabung

Baca: Waspadai El Nino, Ini Langkah Disnakan Bungo Antisipasi Kekurangan Pakan Ternak

Namun pihaknya optimis untuk berusaha secepat mungkin menyelesaikan pekerjaan fisik. Karena ada beberapa central yang saat ini masih dalam proses pengerjaan.

Sementara Wakil Wali Kota Jambi menilai bahwa angka realisasi fisik yang baru 30 persen ini memang terlihat belum ideal. Dirinya berharap di akhir triwulan III pengerjaan fisik minimal sudah mencapai 80 persen.

"Sehingga pada akhir Desember sudah mencapai 100 persen. Misalnya ada kendala silahkan disampaikan, " ujarnya.

Menurutnya pembinaan dan pengawasan perlu dilakukan agar peran dan fungsi untuk mewujudkan RPJMD bisa tercapai. Sehingga dengan adanya rapat ini bisa membedah satu persatu tugas dan fungsi masing-masing bidang.

"Alahmdulillah saya bangga semua sudah faham dengan tupoksinya masing-masing. Hanya saja perlu mengintegrasikan sehingga semua program bisa berjalan," katanya.

Karena PUPR menurutnya merupakan leading sektor untuk mewujudkan peningkatan kualitas infrastruktur perkotaan dan penataan lingkungan.

Baca: Puncak Kemarau, BPBD Sarolangun Temukan Satu Titik Api di Pauh

Baca: Mulai Difungsikan, Dinas Peternakan Sungai Penuh Minta Warga Potong Sapi di RPH

Baca: Di Kemenko Kemaritiman RI, Haris Sebut Geopark Merangin Terlengkap di Dunia

Baca: Rapat Pleno Penetapan Kursi dan Calon Terpilih Batal, KPU Muarojambi Tunggu Surat dari MK

"Yang warga mau adanya perubahan pembanguan yang lebih baik setiap tahunnya. Karena kalau infrastruktur semakin bagus maka investor juga makin banyak yang datang ke Kota Jambi, sehingga visi kita untuk mewujudkan Kota Jambi sebagai pusat perdagangan barang dan jasa bisa tercapai," pungkasnya.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved