Berita Jambi

Temuan BPK di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Rekening Isi Rp 250 Juta Tak Jelas Peruntukannya

Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menjadi Dinas yang paling disorot dalam laporan hasil pemeriksaan Keuangan APBD Provinsi Jambi tahun 2018

Temuan BPK di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Rekening Isi Rp 250 Juta Tak Jelas Peruntukannya
TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI
Kepala BPK RI perwakilan Jambi Heri Ridwan 

Temuan BPK di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Rekening Isi Rp 250 Juta Tak Jelas Peruntukannya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menjadi Dinas yang paling disorot dalam laporan hasil pemeriksaan Keuangan APBD Provinsi Jambi tahun 2018. 

BPK RI Perwakilan Jambi masih menemukan beberapa catatan masalah di dinas ini.

Kepala BPK RI Perwakilan Jambi Heri Ridwan menyatakan salah satu yang menjadi temuan itu, yakni adalah temuan cash tunjangan guru di Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi dengan saldo sebesar Rp 250 juta.

 Selain itu terkait dengan mekanisme pembayaran tunjangan guru pada Disdik Provinsi Jambi itu masih dinilai lemah.

"Kami menemukan adanya indikasi atau keterlambatan tunjangan guru yang diterima, ada juga status cash yang belum jelas apakah ini hak guru atau milik siapa," sebut Heri kepada Tribunjambi.com Selasa (2/7/2019).

Baca: Truk Batubara Terbalik Setelah Seruduk Honda Mobilio Bardi, Kecelakaan Dinihari di Jambi Timur

Baca: Brasil Melenggang ke Final Copa America 2019 Usai Bekuk Argentina 2-0

Baca: Sumber Kekayaan Barbie Kumalasari yang Tak Terduga, Mengapa Bisa Pamer Cincin Berlian Rp 20 M

Lanjut Heri, Seharusnya di rekening yang menampung tunjangan guru itu sudah disalurkan tetapi masih ada tersisa, apakah ini kelebihan pembayaran atau bagaimana itu masih ditindaklanjuti.

"Itu yang statusnya belum jelas itu sekitar Rp 250 jutaan," terangnya.

Selanjutnya Heri juga membeberkan terkait dengan pengelolaan Dana BOS di Bendaharawan karena di pencatatan masih adanya saldo-saldo minus.

"Pengelolaan dana BOS di bendaharawan, penata usahanya masih belum tertib, dipencatatanya masih ada saldo-saldo minus yang seharusnya tidak boleh," jelasnya.

Baca: Satpol PP Incar Panti Pijat dan Refleksi Mencurigakan di Kota Jambi, Terbukti Nakal Diancam Ditutup

Baca: Sudah Ketemu Jokowi, Ini Sosok Angela Tanoesoedibjo, Digadang Calon Menteri Kabinet Jokowi-Amin

Baca: VIRAL - Demi Berhubungan Intim Dengan Teman Pria Tanpa Gangguan, Ibu Tega Bunuh 2 Putri Kandung

Penulis: Zulkifli
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved