Ribut PPDB, Warga Muarojambi Ditolak Ingin Sekolahkan Anaknya di Kota Jambi

Keribuatan PPDB terjadi Selasa siang (2/7) di Dinas Pendidikan Kota Jambi. Beberapa orang tua siswa mengamuk akibat terlalu lama menunggu.

Ribut PPDB, Warga Muarojambi Ditolak Ingin Sekolahkan Anaknya di Kota Jambi
Tribunjambi/Rohmayana
Warga Muarojambi ribut lantaran tak bisa menyekolahkana naknya di sekolah yang bagus di Kota Jambi. 

Ribut PPDB, Warga Muarojambi Ditolak Ingin Sekolahkan Anaknya di Kota Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Keribuatan PPDB terjadi Selasa siang (2/7) di Dinas Pendidikan Kota Jambi. Beberapa orang tua siswa mengamuk akibat terlalu lama menunggu.

Wagiman salah satu orang tua mengaku sudah menunggu beberapa jam. Namun dirinya belum mendapat kepastian apakah anaknya bisa mendaftar di SMPN 8 atau tidak.

Ia mengaku berasal dari luar Kota Jambi, yakni dari Desa Terjun, Kabupaten Muarojambi, namun ia ingin mendaftarkan anaknya di SMPN 8 di Kota Jambi karena dekat dengan perbatasan.

"Kami dari kemarin sudah daftar, sudah dua hari bolak-balik dinas pendidikan tapi tidak ada kepastian," katanya.

Baca: VIDEO : Penderita Diabetes Harus Kurangi Konsumsi 4 Macam Buah Enak Ini, Ada Anggur dan Mangga

Baca: Kejaksaan Tinggi Jambi Dalami Kasus Korupsi Beasiswa Dinas Pendidikan 2014

Baca: Kejaksaan Tinggi Jambi Dalami Tiga Kasus Besar Korupsi

Baca: Hotel Wisata Terbakar, Diduga Akibat Kabel Listrik Semrawut

Baca: Edi Purwanto Kembali Dipercayai Nahkodai DPD PDIP Jambi

Sementara Supardi Kepala Bidang SD di Dinas Pendidikan Kota Jambi mengatakan, keributan yang terjadi di Dinas Pendidikan, Selasa siang (2/7) dikarenakan ada orang tua murid yang dari luar Kota Jambi ngotot supaya anaknya bisa masuk sekolah negeri di Kota Jambi.

“Mereka ngotot untuk bisa masuk sekolah di Kota Jambi. Tapi kitakan sudah sistem zonasi,” kata Supardi, Selasa (2/7).

Para orang tua menanyakan bagaimana meraka yang dari luar kota. Kalau berdasarkan aturan PPDB, tetap mengacu pada KK. Kami tidak bisa terima KK yang dari luar Kota Jambi,” imbuhnya.

Supardi menyebutkan, para orang tua murid dari luar Kota tersebut ingin anak mereka masuk ke sekolah negeri yang bagus di Kota Jambi.

“Ini memang tidak bisa, karena zonasi. Mereka bisa daftar, tapi melalui jalur prestasi yang 5 persen. Prestasinya yang dinilai. Bukan prestasi yang rangking di kelas, tapi prestasi yang mengaharumkan nama daerah, bahkan di tingkat nasional,” imbuhnya.

Lebih lanjut Supardi menyebutkan, ada 5 SMP Negeri di Kota Jambi yang bisa mengakomodir warga Muaro Jambi yang berada di perbatasan, yakni di SMPN 4, SMPN 20, SMPN 21, SMPN 22, SMPN 23.

“5 SMPN itu bisa kita fasilitasi untuk warga Muarojambi yang berada di perbatasan,” sebutnya.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved