Ramalan Cecilia Theresiana Bikin Merinding, Penerawangan Anak Indigo Terbukti setelah Pilpres 2019?

Saat memaparkan ramalan, Cecilia Theresiana merinding sendiri. Dia melihat hal yang

Ramalan Cecilia Theresiana Bikin Merinding, Penerawangan Anak Indigo Terbukti setelah Pilpres 2019?
Tribun Jatim
Cecilia Theresiana, Anak Indigo asal Surabaya. 

Saat memaparkan ramalan, Cecilia Theresiana merinding sendiri. Dia melihat hal yang menakutkan saat menerawang masa depan.

TRIBUNJAMBI.COM - Sekira dua tahun lalu, anak indigo ini pernah memaparkan ramalan 2019 yang isinya kejadian yang membuat merinding.

Awalnya banyak yang menduga, yang membuat Cecilia merinding adalah peristiwa politik Pilpres 2019.

Anak indigo itu menggambarkan ramalan 2019 terkait kontestasi politik.

Anak indigo atau indigo children.
Anak indigo atau indigo children. (awakenmindset.com)

Ramalan 2019 dari Cecilia membuat kaget banyak orang. Pasalnya, anak-anak memiliki keistimewaan panca indera.

Di zaman modern seperti ini anak indigo di Indonesia beberapa kali masih bisa ditemui.

Baca: Siapa Sebenarnya Ibu dari Agnez Mo? Mengapa Jenny Siswono Tak Pernah Terekspose Publik

Baca: Tukang Bakso Itu Ternyata Intelijen Kepolisian, Mengapa Warga Tak Pernah Menyangka

Baca: Kopassus Vs Green Berrets, Pasukan Elite AS Nyerahsaat Disuruh Makan Durian

Baca: Televisi Berubah Hitam, Beijing Blokir Seluruh Platform Media Terkait Demo Hong Kong yang Rusuh

Baca: Ini yang akan Terjadi Bila Sengketa Pilpres 2019 Sampai ke Mahkamah Internasional, Analisis Petrus

 

Cecilia Theresiana, anak indigo dari Surabaya yang pada 2017 menerawang, mengatakan pada 2018 kondisi masih relatif labil. Maksudnya, habis ada perkara lalu kondisi tenang sejenak.

Kemudian, puncaknya pada 2019, bersamaan dengan pesta politik negeri ini, yakni pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres).

Hal itu kemudian membuat Cecilia Theresiana merinding.

Tapi entah itu kejadian alam atau seperti apa, Cecilia Theresiana tidak bisa menjelaskan secara detail, sebagaimana dikutip dari Tribun Kediri.

Intinya, Cecilia dilanda ketakutan yang amat sangat pada 2019 mendatang.

Secara global, telah mendekati sesuatu yang diibaratkan naik motor itu kuncinya sudah dimasukkan ke kontak yang menunggu dinyalakan.

Tahun depan mulai masukkan kunci dan 2019 mulai dihidupkan (starter).

Cecilia Theresiana sangat takut ibadahnya kurang dan semoga tidak sampai kejadian.

Dilansir Tribun Style dari Tribun Kediri, kemampuan indigonya ini berawal sejak usia empat tahun, saat mengalami berbagai pengalaman yang tidak lazim.

Waktu itu, sebagai anak kecil kelas II SD ia tergolong sangat bandel dan cenderung mempunyai sikap yang hyperaktif.

Kemampuan melihat peristiwa dan hal-hal bernuansa mistis itu berawal menjelang petang.

Saat itu, Cecil, sapaan wanita cantik itu berlari-lari mengelilingi lorong di dalam rumahnya Kedungturi persis di samping hotel JW Marriot, Tegalsari, Surabaya.

Ketika berlarian ia tiba-tiba terpeleset yang membuatnya terjatuh dalam posisi kedua tangannya menyangga ke arah belakang persis di tengah lorong rumah yang menghubungkan ruang tamu dan kamar tidur serta dapur.

Cecilia Theresiana Anak Indigo
Cecilia Theresiana Anak Indigo (Handover)

Hal itu membuat pengelihatannya kabur. Sesaat pandangannya sangat gelap.

Sesaat kemudian kedua matanya terbelalak.

Tepat di depan wajahnya yang hanya berjarak sejengkal, muncul sesosok makhluk halus alias astral dalam kondisi membungkuk wajah berwujud tak karuan.

Wajahnya hitam, matanya hijau menyala yang melotot ke arahnya.

Ia masih ingat betul wujud sosok makhluk misterius itu.

Wujudnya lonjong, melekat kain kafan berwarna putih kotor banget dan bau tanah plus amis.

Anak sekecil dia tidak tahu harus berbuat apa saat menghadapi situasi seperti itu.

Cecil pun menangis histeris sembari memejamkan kedua matanya.

Sepintas ia pun membuka mata dan situasi kembali normal.

Pascakejadian penampakkan itu secara berlahan mulai mengubah sudut pandangnya.

Hal itu membuat perasaan penasarannya semakin menggebu-gebu tak tertahankan.

Untuk mengobati rasa penasarannya ia meminjam ponsel milik ibunya
kemudian memberanikan diri merekam ke seluruh sudut rumah.

Selintas tidak terjadi hal yang aneh.

Namun ketika rekaman video itu diputar ia menerjemahkan melalui panca inderanya kemunculan sesosok wanita seperti memakai mukena berwajah merah menyala yang menengok ke arahnya.

Secara bersamaan tiba-tiba ponselnya mati total.

Peristiwa aneh diluar logika mulai menghiasi kehidupannya.

Sudah tak terhitung lagi ia melihat kejadian aneh sosok wanita berbusana serba putih berambut panjang terurai di dalam dapurnya.

Tanpa sadar kejadian terpeleset itu telah membuka indera keenamnya yang memiliki kelebihan melihat dunia dari dimensi lain.

Tak hanya itu, insting melihat kejadian diluar nalar manusia bahkan peristiwa yang belum dialaminya mulai terasa (indigo).

Petunjuk dan tanda-tanda adanya peristiwa yang belum dialaminya itu sempat dibuktikan dengan mengutarakan suasana dan warna lemari kantor milik ayahnya.

Penjelasannya terkait seisi kantor ayahnya itu terbukti tepat meski ia belum sama sekali berada di dalam kantor ayahnya.

Pindah dari Surabaya ke Kediri tak membuatanya lepas dari peristiwa yang sempat mengusik kehidupannya itu.

Di malam pertama di Kediri ia terbangun persis dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Dia merasakan sesak yang amat sangat dan berupaya membuka mata.

Betapa terkejutnya ia saat membuka mata melihat sosok wanita berbaju putih duduk diatas dadanya dengan kondisi membelakanginya.

Ia menyebut penampakan makhluk astral kala itu adalah kuntilanak.

Cecil kembali membuktikan instingnya sebelum terjadinya erupsi Gunung Kelud tahun 2014 sekira pukul 20.00 WIB, ia merasakan bakal ada terjadi sesuatu yang membuat pikirannya tidak tenang.

Sepintas dalam pikirannya itu ia melihat kondisi kamarnya sangat berantakan.

Lalu, Cicil berupaya menenangkan batinnya yang bergejolak tanpa sebab pasti.

Setelah hatinya tenang ia berinisiatif mengambil barang-barangnya yang dianggap penting dari dalam kamarnya ke tempat yang aman.

Dua jam berselang ia mendengar suara gemuruh petir yang tak henti-hentinya.

Dari dalam ventilasi rumahnya ia menengok yang melihat sinar kemerahan.

Bersamaan dengan pengumuman perangkat desa yang mengumumkan adanya erupsi Gunung Kelud.

Dampak dari erupsi Kelud itu membuat plavon kamar Cecil hancur dan roboh.

Perempuan kelahiran 7 Maret 1998 ini baru menyadari telah menjadi seorang indigo saat berusia 17 tahun.

Itupun setelah ia bercerita tentang kejadian aneh yang dialaminya ke saudara lelakinya yang juga memiliki kemampuan indigo.

Cecil baru tersadar secara keseluruhan kalau selama ini pemandangan yang dilihatnya itu tidak ada indah-indahnya.

Namun, hal itu ada hikmah dari kelebihannya itu.

Ia bisa membantu sekadar mengingatkan orang terdekat disekelilingnya apabila hendak terkena musibah.

Ciri-ciri anak indigo:

- Empatik, penuh rasa ingin tahu, berkeinginan kuat, sering dianggap aneh
- Mengenal dirinya dan memiliki tujuan yang jelas
- Memiliki spiritualitas di bawah sadar yang kuat sejak kecil
- Meyakini dirinya layak berada di dunia.
Ciri-ciri lain:

- IQ tinggi
- Mempunyai kemampuan intuitif
- Sering menolak mengikuti aturan atau petunjuk
Namun, di sisi lain adapula yang menyebutkan anak indigo memiliki kemampuan di luar batas anak normal. (*)

Baca: Siapa Sebenarnya Ibu dari Agnez Mo? Mengapa Jenny Siswono Tak Pernah Terekspose Publik

Baca: Tukang Bakso Itu Ternyata Intelijen Kepolisian, Mengapa Warga Tak Pernah Menyangka

Baca: Ini yang akan Terjadi Bila Sengketa Pilpres 2019 Sampai ke Mahkamah Internasional, Analisis Petrus

Baca: Cinta Sedarah, Ini Fakta Sebenarnya Kakak Nikahi Adik Kandung di Bulukumba, Menikah di Kalimantan

Baca: Kopassus Vs Green Berrets, Pasukan Elite AS Nyerahsaat Disuruh Makan Durian

Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved