Konflik Lahan: Warga Sogo Bakal Datangi Kantor Bupati Muarojambi, Tanyakan Hasil Verifikasi

Dalam waktu dekat perwakilan tiga desa dan satu kelurahan di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi akan mendatangi kantor Bupati Kabupaten Muarojambi

Konflik Lahan: Warga Sogo Bakal Datangi Kantor Bupati Muarojambi, Tanyakan Hasil Verifikasi
Tribunjambi/Samsul Bahri
Saat masyarakat berunjuk rasa dan menduduki lahan di PT BBS buntut dari Konflik lahan tiga desa dan satu kelurahan dengan PT BBS beberapa waktu lalu. 

Warga Sogo Bakal Datangi Kantor Bupati Muarojambi, Tanyakan Hasil Verifikasi

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Dalam waktu dekat perwakilan tiga desa dan satu kelurahan di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi akan mendatangi kantor Bupati Kabupaten Muarojambi. Hal ini disampaikan oleh Antoni, ketua koordinasi masyarakat tiga desa satu kelurahan, Rabu (3/7).

Antoni mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan koordinasi dengan perwakilan dari tiga desa satu kelurahan untuk mendatangi Kantor Bupati Muarojambi. Rencana ini dilakukan untuk meminta kepastian terhadap hasil verifikasi yang dilakukan oleh tim Terpadu Pemkab Muarojambi.

"Terhadap hasil itu kita belum tahu apa hasilnya, saat ini kita sedang koordinasikan dengan perwakilan tiga desa dan satu kelurahan untuk rencananya kita akan menghadap tim terpadu yang memverifikasi kemarin," ujar Antoni.

"Rencananya dalam minggu-minggu inilah, kita komunikasikan dulu dengan yang lainnya," sambungnya.

Baca: Rapat Penetapan Caleg Terpilih Batal Hari Ini, KPU Bungo Sebut Karena MK

Baca: Berkas ASN Kepri Pemilik Sabu 1,3 Kg Dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jambi

Baca: Nasib Komplotan Curanmor di Kuala Tungkal Berakhir di Hotel Prodeo

Baca: Ikan Kerambah Banyak Mati, Begini Cara Rusnita Dapatkan Untung

Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah Kabupaten Muarojambi telah menyelesaikan verifikasi administrasi terhadap lahan konflik masyarakat di Desa Seponjen, Desa Sogo, dan Kelurahan Tanjung, dan Dusun Pulau Tigo, Kecamatan Kumpeh. Hal ini disampaikan oleh Asissten 1 Bidang Pemerintahan Kabupaten Muarojambi, Najamuddin.

Untul hasil verifikasi yang dilakukan oleh tim terpadu pemerintah Kabupaten Muarojambi, Najamuddin menyebutkan bahwa semua warga dari tiga desa dan satu kelurahan telah terverifikasi dan kesemuanya memiliki alas hak dan bukti kependudukan.

Saat dimintai tanggapan tersebut, Antoni menyebutkan bahwa kabar mengenai itu sudah didapatkan melalui pemberitaan media. Namun, ia belum mendengarkannya langsung dari tim terpadu kepada dirinya.

Oleh sebab itulah, Ia berencana untuk langsung ke Kantor Bupati Muarojambi bersama dengan lainnya untuk meminta klarifikasi langsung. Menurutnya jika itu tidak dilakukan oleh pihaknya, ditakutkan persoalan ini tidak kunjung selesai.

"Kalo kabar itu ada kita lihat diberita, tapi dari tim terpadu menyampaikan langsung belum ada. Kita juga setelah verifikasi itu belum ada dipanggil-panggil apa hasilnya. Makanya itu kita inisiatif, kalo kita tunggu di panggil sepertinya akan lambat, makanya kita berkomunikasi untuk inisiatif ke sana," katanya.

Lebih lanjut, masih dimintai tanggapan terhadap statmen yang disampaikan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Muarojambi, Najamuddin. Antoni berharap statemen yang diberikan tidak berubah yang menyatakan semuanya terverifikasi.

Baca: Jadwal Live Streaming Chile vs Peru di Semifinal Copa America 2019, Siapa Bakal jadi Lawan Brazil?

Baca: Siapa Sebenarnya Angela Tanoesoedibjo? Wanita yang Dipanggil Jokowi ke Istana, Diisukan Jadi Menteri

Baca: Kepala Disdukcapil Bungo Pensiun, Ini Sosok Penggantinya

Baca: Agak Emosional Tanggapi Said Didu, Mahfud MD Sanggah dan Sebut Nama Neno Warisman dan Rocky Gerung

"Kalo kita kan ada teman-teman pendamping, dan ada pengacara kita juga, ada teman dari Walhi juga. Yang jelas kan hasil verifikasi dari beberapa bulan yang dilakukan tentu ada dokumennya. Ini yang mau kita tanyakan dan minta dokumen hasil verifikasi itu," terangnya.

Antoni mengatakan bahwa tuntutan dari masyarakat tiga desa dan satu kelurahan tersebut tetap sama. Yakni minta dikembalikan tanah yang merupakan tanah masyarakat yang saat ini di duduki oleh PT BBS.

"Tuntutan kita tetap sama, minta dikembalikan lahan yang memang hak dari kami. Itu saja," pungkasnya.

Penulis: syamsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved