Kembangkan SDM Tanjab Barat, BKPSDM Bekali 26 Calon Siswa STTD Bekasi

Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat melakukan kerjasama dengan sekolah tinggi transportasi darat (STTD) Bekasi dalam peningkatan sumber daya manusia.

Kembangkan SDM Tanjab Barat, BKPSDM Bekali 26 Calon Siswa STTD Bekasi
Tribunjambi/Darwin
Sebanyak 26 peserta akan mengikuti tahapan seleksi calon taruna STTD. 

Kembangkan SDM Tanjab Barat, BKPSDM Bekali 26 Calon Siswa STTD Bekasi

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Pengembangan SDM Tanjab Barat gencar dilakukan. Sebanyak 26 peserta akan mengikuti tahapan seleksi calon taruna STTD.

Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat melakukan kerjasama dengan sekolah tinggi transportasi darat (STTD) Bekasi dalam peningkatan sumber daya manusia.

Untuk mengikuti seleksi masuk STTD tersebut, calon taruna tersebut dibekali agar dapat mengikuti tahap demi tahap dalam seleksi. Tujuannya agar peserta lebih siap mengikutinya.

"Kita berikan bekal awal untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya untuk pengembangan SDM di Tanjung Jabung Barat," ujar Encep Jarkasih, Kepala BKPSDM Tanjab Barat, Rabu (3/7).

Baca: Makan di Warunk Upnormal Diskon 10 Persen, Khusus Member Matahari

Baca: Nasib Komplotan Curanmor di Kuala Tungkal Berakhir di Hotel Prodeo

Baca: Berkas ASN Kepri Pemilik Sabu 1,3 Kg Dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jambi

Baca: Ikan Kerambah Banyak Mati, Begini Cara Rusnita Dapatkan Untung

Tahapan yang dimaksudkan tersebut seperti test fisik, psikotes, kesehatatan, akademik, kesamaptaan, wawancara. Setiap tahapan seleksi melibatkan intansi yang berkompeten seperti TNI dan dokter.

Jumlah peserta yang mengikuti pembekalan sebanyak 26 orang dari 64 orang yang melakukan pendaftaran. Hasil itu dari seleksi administrasi atau persyaratan yang telah ditetapkan.

Persyaratannya seperti usia yang maksimal 22 tahun, lulusan SMA IPA, SMK, tinggi badan 155 cm untuk perempuan dan laki laki 160 cm.

"Ini untuk pengembangan SDM di Tanjung Jabung Barat, salah satu syaratnya warga Tanjab Barat, kemudian nilai rata-rata selama sekolah minimal nilai 7," terangnya.

Penerimaan ini dilakukan setiap tahunnya dalam upaya pengembangan sumber daya manusia melalui kerjasama dengan STTD Bekasi 5 tahun. Selama itu ditargetkan jumlah yang akan diterima sebanyak 28 orang.

Sistem di sekolah ini merupakan ikatan dinas dimana lulusannya langsung menjadi pegawai negeri sipil.

Penerimaan ini merupakan tahun kedua kerjasama dengan STTD, tahun sebelumnya 12 orang, dan tahun 2019 ditargetkan lebih, minimal sama.

Baca: LIVE Indosiar Link Live Streaming Madura United vs PSM Makassar Leg 2 Semifinal Piala Indonesia 2019

Baca: Pria Bule Nikahi Wanita Lokal, Istri Tak Tahu Suami Ternyata Buronan, Terungkap Saat Jualan Ayam

Baca: Ada 34 Menteri di Kabinet Jokowi 2019-2024, Nasdem Mengaku Minta 11 Kursi: Kan Suara Lebih Besar

Baca: Pria di Tuban Menjual Istri Dengan Paket Threesome dan Swinger Demi Bayar Hutang Operasi Sesar!

"Pembekalan ini berlangsung selama dua minggu. Pelaksanaan di Bulan Maret mulai dibuka pendaftaran. Untuk ikut pembekalan peserta harus lulus Kompetensi dasar dan akademik," terangnya.

Dikatakan Encep, pengembangan SDM tidak secara instan, dengan pembekalan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas masyarakat di masa yang akan datang.

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved