Berita Internasional

Ungkapan Kisah Gadis Asal Semarang Bersalaman dengan Paus Fransiskus, Niat Katakan Ini Namun Gagal

Ungkapan Kisah Gadis Asal Semarang Bersalaman dengan Paus Fransiskus, Niat Katakan Ini Namun Gagal

Ungkapan Kisah Gadis Asal Semarang Bersalaman dengan Paus Fransiskus, Niat Katakan Ini Namun Gagal
(KOMPAS.COM/ ISTIMEWA)
Dewi Praswida, perempuan asal Indonesia bersalaman dan berdialog dengan Paus Fransiskus di Vatikan, Roma, 26 Juni 2019 

Ungkapan Kisah Gadis Asal Semarang Bersalaman dengan Paus Fransiskus, Niat Katakan Ini Namun Gagal

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang gadis asal Semarang bernama Dewi Praswida, merupakan mahasiswa sebuah universitas di Semarang yang sedang menyelesaikan program beasiswa di Vatikan menjadi perbincangan publik lantaran fotonya viral berjabat tangan dengan Paus Fransiskus.

Diketahui Paus Fransiskus merupakan Pemimpin Gereja Katolik Roma yang juga merupakan tokoh berpengaruh di dunia, terutama bagi umat Katolik.

Baca: Ngaku Ingin Gabung ke Jokowi, Ferdinand Hutahaean: Tak Ada Partai yang Didirikan untuk Jadi Oposisi

Baca: Timnas U-19 Indonesia Terbebas Dari Grup Neraka Piala AFF U-18 2019, Fakhri Husaini Panggil 33 Nama

Baca: Sambut 21 Personel Sabhara BKO Jakarta, Polres Tanjab Timur Langsung Kasih Cuti 4 Hari

Baca: Seramnya Aksi Preman Zaman Orde Baru Buat Petrus di Era Soeharto Bertindak, Tiba-tiba Dalam Karung

Kronologi Pertemuan Dewi dengan Paus Fransiskus

Saat itu, dirinya mendapatkan tiket untuk menghadiri pertemuan orang muda sedunia di Vatikan yang juga dihadiri Paus Fransiskus.

Momen saat mendapatkan tiket tersebut juga turut diceritakan Dewi.

“Saya presentasi terakhir di Dewan Kepausan Untuk Dialog Lintas Agama hari Selasa (25/6/2019), ini bagian tugas akhir masa studi saya. Hingga setelah makan siang, tiket untuk bertemu Paus belum juga dikirim ke kantor Dewan Kepausan. Karena selepas makan siang dan kantor tutup jam 5 maka harapan bertemu Paus sangat sedikit. Jadi setelah makan siang, saya putuskan pulang naik bis, eh ternyata di tengah perjalanan Romo Markus WA (whatsapp) saya bahwa tiketnya datang. Saya bersyukur sekali,” ujar Dewi dikutip dari VOA.

Baca: Puji Arief Poyuono saat Beri Nasihat Padanya, Ali Ngabalin: Baru Ada Orang Gerindra Secerdas Ini

Baca: Menghitung Peluang Prabowo Subianto Sandiaga Uno, Anies Baswedan Ramaikan Bursa Pilpres 2024!

Baca: Usai Bongkar Aib Mantan, Kelakuan Galih Ginanjar Diungkap Fairuz: Pernah Tak Akui Anak Kandungnya

Baca: Warga Keluhkan Jalan Berlubang di Pusat Kota Sungai Penuh

Baca: Raih Hasil Buruk di Liga 1 2019, Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts Ancam Coret Pemain Malas

Dewi mengatakan sebelum pertemuan itu segera mempersiapkan sebuah kalimat untuk disampaikan kepada Paus.

Sebuah kalimat permintaan doa untuk perdamaian dunia yang disiapkannya dengan bahasa Italia.

“Sebenarnya hafalan dalam bahasa Italia yang sudah saya siapkan itu isinya adalah mengucapkan terima kasih karena mendapatkan beasiswa dari pemerintah Vatikan, dan saya ingin mengatakan agar Paus tetap semangat membangun dialog lintas agama," tuturnya.

Akan tetapi Dewi yang saat itu berhasil bersalaman dan berjabat tangan terkesima dengan Paus, dan justru menggunakan Bahasa Inggris.

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved