Berita Bungo

Persiapan Pilkada 2020, KPU Bungo Ajukan Anggarkan Rp 33 M Melonjak 100 Persen Dibanding 2015

"Untuk nominal sementara juga sudah kita ajukan, melalui pemerintah daerah. Nominalnya lebih kurang Rp 33 miliar,"

Persiapan Pilkada 2020, KPU Bungo Ajukan Anggarkan Rp 33 M Melonjak 100 Persen Dibanding 2015
TRIBUNJAMBI/MAREZA SUTAN AJ
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bungo, Muhammad Bisri 

Persiapan Pilkada 2020, KPU Bungo Ajukan Anggarkan Rp 33 M Melonjak 100 Persen Dibanding 2015, Ini Alasannya

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bungo tahun 2020 mendatang, KPU Kabupaten Bungo telah melakukan sejumlah persiapan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bungo, Muhammad Bisri mengatakan, saat ini pihaknya telah menyusun dan mengajukan kebutuhan anggaran.

"Untuk Pilkada tahun 2020, sampai saat ini kita baru sebatas penyusunan anggaran. Kemudian berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah untuk pemenuhan anggaran tersebut," kata Bisri.

"Untuk nominal sementara juga sudah kita ajukan, melalui pemerintah daerah. Nominalnya lebih kurang Rp 33 miliar," sambungnya.

Jumlah itu naik, jika dibandingkan dengan Pilkada 2015 lalu.

Bisri mengatakan, kenaikan itu melonjak sekitar 100 persen.

Baca: Seorang Wanita di Blitar Nekat Edit Foto Presiden Jokowi Dengan Mumi, Setelah Viral Akun Menghilang

Baca: Siapa Sebenarnya Purwanto? Perias Salon yang Berhubungan Intim Dengan 50 Pria, Diantaranya Remaja

Baca: Kebakaran di Teratai, Batanghari, Dua Unit Mobil Damkar Dikerahkan, Ini Dugaan Sementara Asal Api

Hal itu dikarenakan adanya nominal-nominal yang juga mengalami kenaikan.

"Ada nominal-nominal yang juga kenaikannya 100 persen, seperti honor ad hoc. Misalnya PPK, PPS, KPPS," ujarnya.

Contohnya PPK. Bisri bilang, tahun 2015 lalu, honor PPK Rp 800 ribu per bulan. Tahun 2019 ini, honornya meningkat jadi Rp 1,65 juta per bulan.

"Faktor kenaikan itulah yang sangat berpengaruh. Sehingga, untuk honor petugas ad hoc kita saja itu hampir di angka Rp 13 miliar. Itu hanya honor, untuk sembilan bulan, belum operasionalnya," jelas Bisri.

Tidak sampai di sana, pembengkakan kebutuhan anggaran tersebut juga disebabkan faktor lain.

"Kita ada juga yang namanya fasilitasi kampanye. Kita memfasilitasi alat peraga kampanye, baliho, iklan media massa. Ini kan, menyerap anggaran yang lumayan," ungkapnya.

Bisri mengatakan, anggaran tersebut diajukan untuk menangani lima calon kontestan yang diprediksi maju ke Pilkada Bungo mendatang. Hal itu melihat potensi dari jumlah anggota DPRD Kabupaten Bungo yang terpilih dari Pemilu April lalu. (Tribunjambi.com/Mareza Sutan A J)

Baca: Alami Masa Berat Usai Digugat Cerai Song Joong Ki, Song Hye Kyo Putuskan Tak Main Drama

Baca: Rahasia Putri Diana yang Tak Terbongkar, Perjanjian Ini Bikin Perceraiannya Misterius Puluhan Tahun

Baca: Begal Berusaha Rampas Motor Wartawan, Lakukan Aksi Nekat Todongkan Pisau di Depan Polda Jambi

Penulis: Mareza
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved