Cawagub Pengganti Sandiaga Uno Tidak Boleh Mundur, Harus Bayar Denda 50 Miliar Jika Melanggar

Calon pengganti Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta tidak bisa seenaknya mengundurkan diri setelah resmi ditetapkan sebagai calon pendamp

Cawagub Pengganti Sandiaga Uno Tidak Boleh Mundur, Harus Bayar Denda 50 Miliar Jika Melanggar
(KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Gedung PKK Melati Jaya, Kebagusan, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019). 

TRIBUNJAMBI.COM- Calon pengganti Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta tidak bisa seenaknya mengundurkan diri setelah resmi ditetapkan sebagai calon pendamping Anies Baswedan.

Akan ada denda yang harus dibayarkan, apabila calon yang sudah ditetapkan sebagai calon Wakil Gubernur Jakarta memilih untuk mengundurkan diri atau membatalkan menjadi calon.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Bestari Barus.

"Pokoknya kalau sudah ditetapkan (sebagai calon) enggak boleh mundur, kalau mundur ya harus bayar Rp 50 Miliar," ujar Bestari Barus, Senin (1/7/2019) dikutip TribunWow.com dari Tribun Jakarta.

Baca: Pengamat: AHY Belum Pantas Jadi Menteri Masih di Bawah Bayang-bayang SBY dan Minim Pengalaman

Bestari menjelaskan jika aturan tersebut tertuang dalam tata tertib pemilihan yang disusun oleh anggota pansus.

Tidak hanya itu, aturan tersebut juga terdapat dalam pasal 191 undang-undang Nomor 1 tahun 2015 dan revisinya Nomor 8 tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah.

Di dalam kandungan pasal tersebut menyatakan jika calon kepala daerah yang mengundurkan diri setelah sah ditetapkan, maka akan dipidana atau dikenakan sanksi.

Berikut bunyi pasal tersebut:

Calon Gubernur, Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati, Calon Wakil Bupati, Calon Walikota, dan Calon Wakil 
Walikota yang dengan sengaja mengundurkan diri setelah penetapan pasangan calon sampai dengan pelaksanaan pemungutan suara putaran pertama, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 24 bulan dan paling lama 60 bulan dan denda paling sedikit Rp 25 miliar dan paling banyak Rp 50 miliar.

Baca: Ramalan Asmara Zodiak Bulan Juli 2019 - Pisces Sikapmu Bikin Gebetan Kabur Libra Banyak Pertengkaran

Lebih lanjut, dalam proses seleksi nantinya, Bestari mengatakan para cawagub DKI Jakarta akan mengikuti sesi wawancara terkait ketersediaanya menjadi wakil gubernur.

Halaman
12
Editor: andika arnoldy
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved