Kronologi & Motif Penganiayaan Kopda Lucky oleh 4 Pria Hingga Tewas di Halaman Kelab Malam

Polisi sendiri telah menangkap sejumlah tersangka dalam kasus tersebut. Berikut kronologi terjadinya peristiwa menurut paparan pihak kepolisian.

Kronologi & Motif Penganiayaan Kopda Lucky oleh 4 Pria Hingga Tewas di Halaman Kelab Malam
Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi penganiayaan 

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan jika aparat kepolisian telah meringkus empat pelaku penganiayaan terhadap Kopda Lucky Prasetyo hingga tewas.

Tiga pelaku sudah dinyatakan sebagai tersangka. Sedangkan satu pelaku masih didalami perannya. Para pelaku ditangkap di tempat berbeda.

"Peristiwa tersebut berawal karena kesalahpahaman yang mengakibatkan penganiayaan dan mengakibatkan meninggalnya korban," kata Ibrahim Tompo melalui rilis tertulis, Minggu (30/6/2019).

Menurut dia, penanganan awal kejadian tersebut ditangani oleh Polresta Manado dan Pomdam, kemudian dilakukan pengecekan TKP dan pemeriksaan saksi-saksi.
Kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil diketahui identitas para pelaku.

Para pelaku berhasil ditangkap cepat karena ada bantuan petunjuk dari CCTV.

Pelaku ada yang ditangkap di Manado dan ada yang di luar Kota Manado. Dari tangan pelaku, sejumlah barang bukti berhasil disita aparat kepolisian.

Di antaranya dua unit kendaraan bermotor (ranmor) roda dua, satu senjata airsoft gun, helm, pakaian, dan handphone.

Baca: Menang Gugatan Pilpres 2019, Nama Yusril Ihza Mahendra Mencuat Jadi Calon Menteri Jokowi-Maruf

Dalam konferensi pers bersama antara Polda Sulut, Kodam XIII Merdeka dan Polresta Manado, di lobi Mapolresta Manado, Minggu (30/6/2019), pihak polisi tidak menyebut langsung nama lengkap para tersangka.

Namun, polisi menyebut ketiga tersangka yakni berinisial A (32), H (35), dan AS (34).

Polisi juga tak menampilkan para tersangka saat jumpa pers di lobi Mapolresta Manado tersebut.

Sedangkan untuk motif pembunuhan, kepolisian masih terus mendalami.

Polisi sudah memeriksa sebanyak tujuh orang saksi.

Para tersangka dikenakan pasal yang maksimal, yaitu Pasal 338 sub 170 ayat 2 ketiga sub 354 sub 351 ketiga.

Ancaman hukumannya bisa sampai 15 tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved