Kronologi & Motif Penganiayaan Kopda Lucky oleh 4 Pria Hingga Tewas di Halaman Kelab Malam

Polisi sendiri telah menangkap sejumlah tersangka dalam kasus tersebut. Berikut kronologi terjadinya peristiwa menurut paparan pihak kepolisian.

Kronologi & Motif Penganiayaan Kopda Lucky oleh 4 Pria Hingga Tewas di Halaman Kelab Malam
Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi penganiayaan 

Kronologi & Motif Penganiayaan Kopda Lucky oleh 4 Pria Hingga Tewas di Halaman Kelab Malam

TRIBUNJAMBI.COM, MANADO - Peristiwa penganiayaan hingga tewas terhadap seorang anggota TNI bernama Kopda Lucky Prasetyo (36) menghebohkan warga Sulawesi Utara lantaran foto dan video penganiayaannya beredar luas di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (29/6/2019) pukul 05.40 WITA di depan halaman parkir kelab malam Altitude The Club Manado, di Kawasan Megamas Manado, Kecamatan Sario, Kota Manado.

Polisi sendiri telah menangkap sejumlah tersangka dalam kasus tersebut.

Berikut kronologi terjadinya peristiwa menurut paparan pihak kepolisian.

Baca: Beredar Video Rekaman CCTV Pengeroyokan Kopda Lucky oleh 4 Pria Berbadan Kekar

Baca: VIDEO: Raffi Ahmad Rela Ditampar Nagita Slavina 2 Kali di Depan Teman-temannya, Ujung-ujungnya Iklan

Baca: Siapa Diusung PDIP Pada Pilgub Jambi 2020? Tak Harus Kader Partai, Kriterianya Menurut Edi Purwanto

Berawal dari adu mulut

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo menceritakan, peristiwa itu berawal pada pukul 01.00 WITA saat Kopda Lucky bersama kedua rekannya, Sertu Alfianto dan Kopda Hermin tiba di kelab malam Altitude Manado.

Beberapa saat kemudian korban bersama rekan-rekannya terlihat satu meja dengan para pelaku yang berjumlah sekitar empat orang.

Pukul 05.00 WITA, terlihat Kopda Hermin dan Sertu Alfianto berebut untuk membayar tagihan atau bill di kasir lantai I.

Pukul 05.40 WITA, saat berada di halaman parkir, korban bersama dua rekannya terlihat cekcok atau adu mulut dengan sekelompok pengunjung, yakni orang yang tidak dikenal (OTK), yang berjumlah sekitar empat orang.

Halaman
123
Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved