Berita Kriminal Jambi

Divonis Penjara 2,5 Tahun, Uang Pengganti Rp 1,3 M Terdakwa Korupsi Bimtek DPRD Kota Jambi Banding

Kedua terdakwa tersebut didakwa dengan ancaman hukuman penjara secata primair paling lama 20 tahun dan ancaman subsider paling lama 5 tahun penjara.

Divonis Penjara 2,5 Tahun, Uang Pengganti Rp 1,3 M Terdakwa Korupsi Bimtek DPRD Kota Jambi Banding
Tribunjambi/Jaka HB
Dua terdakwa Bimtek DPRD Kota Jambi Divonis Bersalah 

Divonis Penjara 2,5 Tahun dan Uang Pengganti Rp 1,3 M Terdakwa Korupsi Bimtek DPRD Kota Jambi Banding  

TRIBUNJAMBI.COM - Setelah divonis hakim penjara 2,5 tahun oleh Pengadilan Negeri Jambi Rabu (26/6/2019) lalu, Nur Ikhwan selaku terdakwa kasus dugaan korupsi Bimtek DPRD Kota Jambi ajukan banding.

Hal ini dibenarkan Lexy Fatharani selaku Kasi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jambi, pada Minggu (30/6/2019).

“Nur Ikhwan mengajukan banding. Jaksa juga akan banding,” kata Lexy.

Terkait terdakwa Syahrial tidak mengajukan banding.

“Terdakwa lainnya tidak ajukan banding dan kita terima. Dan segera dieksekusi,” ungkap Lexy.

Sebelumnya diketahui Syahrial divonis dengan pasal subsider 2 tahun penjara denda 50 juta subsider 6 bulan.

Baca: Dugaan Korupsi Penyimpangan IUP Sarolangun Kerugian Rp 92 M, Kejati Jambi Tunggu Pelimpahan Kejagung

Baca: Beredar Video Rekaman CCTV Pengeroyokan Kopda Lucky oleh 4 Pria Berbadan Kekar

Baca: Siapa Diusung PDIP Pada Pilgub Jambi 2020? Tak Harus Kader Partai, Kriterianya Menurut Edi Purwanto

Baca: Penjelasan Mahfud MD, Benarkah PKS Akan Ditinggalkan, Gerindra, PAN & Demokrat Gabung Koalisi Jokowi

Selain itu Ia juga dibebankan uang pengganti Rp 700 juta daan harus segera dibayarkan dalam selama sebulan. 

Selain itu Nur Ikhwan divonis 2 tahun 6 bulan denda 50 juta dan dibebankan uang pengganti Rp 1,3 miliar.

Jika tidak diganti dalam sebulan maka akan disita harta bendanya senilai itu, jika tidak sampai maka akan diganti penjara 1 tahun.

Kedua terdakwa tersebut didakwa dengan ancaman hukuman penjara secata primair paling lama 20 tahun dan ancaman subsider paling lama 5 tahun penjara.
 

Hakim Albana selaku Jaksa Penuntut Umum mengaakan mereka dijerat Pasal 2 atau pasa 3 Ayat (1) Junto, Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001, tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.(Tribunjambi.com/Jaka HB)

Baca: Banjir Pujian, Politisi Gerindra Habiburokhman Ucapkan Selamat Pada Jokowi & Cium Tangan Maruf Amin

Baca: Dikunjungi Ayahnya, Mahasiswa Pilih Gantung Diri, Isi Surat Wasiat Ungkap Kondisi di Rantau

Baca: Kisah Keberanian Polwan Cantik yang Pernah Viral Medsos, Selamat Hari Bhayangkara ke-73

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved