Daftar Nama 23 Kapolri Sejak 1945 s/d Sekarang, Ini Kisah Pejabat-pejabat Legendaris

Sudah 23 Kapolri menjabat sejak jabatan ini ada pada 29 September 1945. Deretan 23 nama dalam daftar Kapolri sejak 1946

Daftar Nama 23 Kapolri Sejak 1945 s/d Sekarang, Ini Kisah Pejabat-pejabat Legendaris
Kolase Tribun Jabar
Jenderal Polisi Hoegeng Imam Santoso 

Daftar Nama 23 Kapolri Sejak 1946 s/d Sekarang, Ini Kisah Pejabat-pejabat Legendaris

TRIBUNJAMBI.COM - Sudah 23 Kapolri menjabat sejak jabatan ini ada pada 29 September 1945.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Kapolri merupakan pejabat yang menjadi pimpinan tertinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Jabatan ini pernah mengalami beberapa pergantian hierarki dan nama.

Melansir wikipedia, awalnya kepolisian berada di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dengan nama Djawatan Kepolisian Negara. Ini yang hanya bertanggung jawab masalah administrasi, sedangkan masalah operasional bertanggung jawab kepada Jaksa Agung.

Mulai 1 Juli 1946, Djawatan Kepolisian Negara yang bertanggung jawab langsung kepada Perdana Menteri.

 Hoegeng Bikin Kecut Gembong Judi dan Penyelundup, di Medan Nyaris Kena Serempet Peluru

 Polisi Jogja Tilang KSAD yang Terobos Lampu Lalu Lintas, Kaget saat Baca Nama di SIM

 Kisah Keberanian Polwan Cantik yang Pernah Viral Medsos, Selamat Hari Bhayangkara ke-73

 Jesika (10) Mendekap Jenazah Nona Dewi, Bocah Asal Jambi Sendirian Terlunta-lunta di Malaysia

 Sosok Mengintip di Jendela Rumah Kosong, Polisi Datang, Gadis Itu Merangkak seperti Kepiting

 Pak Tarno Sering Ditelepon Pramugari Cantik jadi Tak Bisa Tidur, Nikah Tapi Anaknya Tak Mirip

Pada masa negara Republik Indonesia Serikat, Jawatan Kepolisian Negara Republik Indonesia Serikat berada di bawah Perdana Menteri dengan perantaraan Jaksa Agung dalam bidang politik dan operasional. Sementara itu dalam hal pemeliharaan dan susunan administrasi bertanggungjawab kepada Menteri Dalam Negeri.

Pada 1961 Kepolisian Negara menjadi bagian dari angkatan bersenjata. Pada 1962 jabatan kepala jawatan kepolisian diubah menjadi Menteri/Kepala Kepolisian Negara, dan diubah lagi menjadi Menteri/Kepala Staf Angkatan Kepolisian Negara.

Pada masa Kabinet Dwikora jabatan Kapolri diubah lagi menjadi Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian.

Setelah reorganisasi ABRI tahun pada 1970, kembali menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang berada di bawah komando dari Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Panglima ABRI).

Halaman
1234
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved