Calon Menteri Jokowi

Begini Jawaban Yusril Ihza Mahendra Saat Namanya Disebut Sebagai Calon Menteri Jokowi-Maruf Amin

Ketua Umum Partai Bulan Bintang ( PBB) Yusril Ihza Mahendra hadir dalam rapat pleno terbuka penetapan Joko Widodo ( Jokowi)-Ma'ruf Amin sebagai pasan

Begini Jawaban Yusril Ihza Mahendra Saat Namanya Disebut Sebagai Calon Menteri Jokowi-Maruf Amin
TRIBUNNEWS.COM
Kuasa Hukum Jokowi-Maruf Yusril Ihza Mahendra 

TRIBUNJAMBI.COM- Ketua Umum Partai Bulan Bintang ( PBB) Yusril Ihza Mahendra hadir dalam rapat pleno terbuka penetapan Joko Widodo ( Jokowi)-Ma'ruf Amin sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih Pilpres 2019.

Saat disinggung kemungkinannya ditunjuk sebagai salah satu menteri di kabinet Jokowi, hingga saat ini Yusril mengaku belum mendapat tawaran.

"Enggak, enggak ada (tawaran). Belum ada pembicaraan apa-apa jadi saya tetap sebagai advokat," kata Yusril di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2019). Yusril mengaku, dirinya senang dengan pekerjaannya sebagai advokat.

Namun demikian, Ketua Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf ini akan mempertimbangkan jika memang mendapat tawaran sebagai menteri.

"Kita pertimbangkan lah nanti baik manfaatnya mudaratnya bagi saya dan bagi kita semua," ujarnya.

Baca: Orangtua Siswa Rela Antre Sejak Subuh Demi Daftarkan Anak Sekolah SD, Cerita PPDB Kota Jambi

Baca: INFO Lengkap Rekrutmen CPNS 2019, Ingat Usia Sangat Menentukan, Lebih Lanjut Lihat Di Sini

Baca: Proyeksi Calon Menteri Jokowi-Maruf, AHY Bakal Mendapat Posisi Strategis, Sandiaga Uno?

Baca: Menang Gugatan Pilpres 2019, Nama Yusril Ihza Mahendra Mencuat Jadi Calon Menteri Jokowi-Maruf

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra di Rakornas PBB di Ancol, Jakarta, Minggu (27/1/2019).
Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra di Rakornas PBB di Ancol, Jakarta, Minggu (27/1/2019). (KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)

Sekalipun masuk ke pemerintahan, Yusril ingin tetap fokus di bidang hukum.

Sejumlah masalah di bidang hukum dan konstiusi, juga HAM, menjadi fokus Yusril selama ini.

"Tapi kalau sekiranya harus masuk ke pemerintahan tentu kalau saya merasa betul ada hal hal masalah masalah konstitusi, masalah hukum, masalah HAM yang memang harus diselesaikan di negara ini," ujar Yusril.

"Saya kira kalau saya terlibat dirasakan perlu mungkin saya fokusnya akan menangani persoalan-persoalan seperti ini," sambungnya.

Yusril pernah menjabat sebagai Menteri Hukum dan Perundang-Undangan di era Presiden Abdurrahman Wahid.

Halaman
1234
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved