Berita Sungaipenuh

Ibu Jesika Meninggal, Anak TKI Kerinci yang Sebatangkara di Malaysia Dibantu Ketua DPRD Sungaipenuh

Ketua DPRD Sungai Penuh, Fikar Azami telah mendapat informasi adanya TKI asal Kota Sungaipenuh yakni atas nama Dewi Nona

Ibu Jesika Meninggal, Anak TKI Kerinci yang Sebatangkara di Malaysia Dibantu Ketua DPRD Sungaipenuh
IST
Jesika putri TKI asal Kerinci saat menangis di atas jenazah ibunya yang meninggal 

Ibu Jesika Meninggal, Anak TKI Kerinci yang Sebatangkara di Malaysia Dibantu Ketua DPRD Sungaipenuh

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Ketua DPRD Sungai Penuh, Fikar Azami telah mendapat informasi adanya TKI asal Kota Sungaipenuh yakni atas nama Dewi Nona warga Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, yang meninggal dunia di negeri jiran Malaysia.

"Benar, bahwa ada salah satu warga Kota Sungai Penuh yang berasal dari Koto Padang yang dikabarkan meninggal di Malaysia," ujar Ketua DPRD Sungai Penuh, Fikar Azami.

Terkait hal itu kata Fikar Azami, dirinya telah berkoordinasi langsung dengan Kades Koto Padang.

Bahkan ia juga langsung menghubungi organisasi masyarakat Kerinci yang ada di Malaysia, untuk membantu mengurus pemulangan jenazah Dwi Nona warga Koto Padang tersebut.

Baca: Ibu Meninggal, Ayah Dipenjara, Jesika Anak TKI Kerinci Sebatang Kara di Malaysia Butuh Bantuan

Baca: HILANG Seperti Ditelan Bumi, Ternyata Artis Cantik Ini Sudah Meninggal, Dikubur Bersama Bayinya

Baca: Ingat Yuki Vokalis Pas Band? Dulu Tampil Garang, Urakan Kini Memilih Hijrah Ternyata Ini Alasannya

"Malam tadi saya sudah kontak dengan kades dan langsung saya bantu sambungkan kepada organisasi masyarakat kerinci yang ada disana untuk dibantu urus kepulangan jenazah ke tanah air. Alhamdulillah semua sedang berproses Insyaallah hari Rabu atau Kamis jenazah akan tiba di tanah air via Padang," ucap Fikar Azami.

Selain itu lanjutnya, ia juga telah berkoordinasi dengan Dinkes Kota Sungai Penuh untuk menyiapkan ambulance menjemput jenazah di Bandara.

Fikar Azmi Ketua DPRD Sungaipenuh
Fikar Azmi Ketua DPRD Sungaipenuh (IST)

"Saya juga sudah berkordinasi dengan Dinkes, untuk menyiapkan ambulans untuk nanti menjemput jenazah di bandara," bebernya.

Dirinya juga mengaskan bahwa siap membantu secara pribadi untuk Jesika, yang merupakan anak dari jenazah Dwi Nona.

Diketahui Jesika bocah 10 tahun , harus hidup sebatangkara, di Malaysia.

Jesika adalah warga Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungaipenuh, yang saat ini sedang berada di Malaysia.

Baca: 39 Tahun Berpisah Dari Ibu, Anak Pria Jambi Buat Sayembara Hadiah Rp 1 Juta di Facebook Demi Bertemu

Baca: Syarat Bikin SIM dan Perpanjang Surat Izin Mengemudi Gratis Senin 1 Juli 2019, HUT ke-73 Bhayangkara

Baca: Hari Ini Vanessa Angel Bebas, Langsung Beri Ucapan Spesial Untuk Mantan Kekasih, Unggah Ini di IG

Dia ikut kedua orang tuanya, untuk mencari nafkah di sana.

Alih-alih mendapatkan kehidupan yang lebih layak, gadis kecil ini malah hidup sebatang kara.

Ibunya, Dewi Nona, Sabtu (27/6) kemarin, menghembusakan napas terakhir.

Sedangkan ayahnya berada di balik jeruji besi, karena melanggar izin tinggal di sana.(*)

Penulis: heru
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved