Pilpres 2019

Begini Bedanya Pernyataan Maruf Amin dan Sandiaga Uno soal Rencana Rekonsiliasi Paslon 01 dan 02

Begini Bedanya Pernyataan Maruf Amin dan Sandiaga Uno soal Rencana Rekonsiliasi Paslon 01 dan 02

Begini Bedanya Pernyataan Maruf Amin dan Sandiaga Uno soal Rencana Rekonsiliasi Paslon 01 dan 02
dok
Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin (kiri) dan nomor urut 02, Sandiaga Uno.(dok. Tribunnews) 

Begini Bedanya Pernyataan Maruf Amin dan Sandiaga Uno soal Rencana Rekonsiliasi Paslon 01 dan 02

TRIBUNJAMBI.COM - Usai hasil putusan sengketa Pilpres 2019 telah disampaikan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Rencana rekonsiliasi antara pasangan 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dan pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno santer terdengar.

Bahkan, kedua cawapres dari kubu 01 maupun 02 juga sudah memberikan pernyataan terkait rencana tersebut.

Diberitakan CNN Indonesia seperti dalam saluran YouTubenya, Jumat (28/6/2019), Calon Wakil Presiden 01 Ma'ruf Amin memberikan keterangan soal rencana rekonsiliasi.

Baca: Blak-blakan, Ini Alasan Sandiaga & Prabowo Tak Hadiri Penetapan Presiden Terpilih di KPU

Baca: Nama Prabowo Disebut Jokowi, Riuh Tepuk Tangan pun Langsung Penuhi Ruang Rapat Pleno KPU

Baca: Tahun 2018 Fasilitasi Rp 4,2 M, Bappeda Batanghari Tahun Ini Targetkan CSR Perusahan Rp 5 Miliar

Baca: Viral Video Rekaman CCTV Kopda Lucky Dikeroyok, Banyak Warga yang Lihat Tapi Tak Berani Lerai

Ma'ruf yang ditemui di sela kegiatannya memaparkan, pertemuan antara Jokowi dan dirinya dengan Prabowo-Sandi harus segera terjadi.

"Saya kira itu sangat diperlukan perlunya adalah pertemuan itu adalah untuk rekonsiliasi itu sesuatu yang tidak bisa, tidak boleh tidak ada," ujar Ma'ruf.

Pertemuan itu diharapkan Ma'ruf Amin agar mencairkan kondisi saat ini yang dianggap masih bercelah antara kubunya dengan Prabowo-Sandi.

"Sehingga sepertinya masih ada celah ketegangan itu masih ada itu yang harus kita cairkan kita hilangkan," ujar Ma'ruf yang ditemani sang istri.

"Kita membangun dalam suasana ketidakkompakan, ketidaksatuan itu sesuatu yang akan menghambat padahal kita ingin mempercepat proses pembangunan ini menuju kesejahteraan bangsa," ucapnya.

Lihat videonya di menit ke-5:51:

Baca: Rp 1 Miliar Dana Desa Tahap II di Sarolangun Belum Dicairkan Oleh 9 Desa, Ternyata Ini Penyebabnya

Baca: DETIK-detik Anggota TNI Kopda Lucky Dikeroyok Pria Berbadan Kekar, Warga Tidak Berani Melerai

Baca: Eni Dijambret Saat Berkendara di Taman Bebekan Muara Bulian, Hati-hati Rawan Begal di Malam Hari

Baca: DITILANG Polisi Yusril Ihza Kasasi ke MA, Putusan Keluar 9 Tahun: Ditawari Calo Dikira Sopir Angkot

Baca: Hadiri Reuni Akbar dan Halal Bihalal, Bupati Safrial Ajak IKA SPGJ Jaga Silaturhami

Sementara itu, menurut Calon Wakil Presiden nomor 02, Sandiaga Uno, seperti dikutip dari saluran YouTube KompasTV  memaparkan, pertemuan antara dirinya dan Prabowo dengan Jokowi-Ma'ruf tidak bisa langsung terjadi.

Pasalnya, perlu ada perencanaan yang matang terlebih dulu terkait format rekonsiliasi itu.

Halaman
12
Editor: ekoprasetyo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved