VIRAL - Gara-gara Tak Kembalikan Korek, Pria Ini Dianiaya Oleh Temannya Hingga Tewas!

Hanya gara-gara tak kembalikan korek, seorang pria dianiaya oleh rekannya hingga tewas.

VIRAL - Gara-gara Tak Kembalikan Korek, Pria Ini Dianiaya Oleh Temannya Hingga Tewas!
Wikipedia
Ilustrasi Korek Api 

TRIBUNJAMBI.COM - Hanya gara-gara tak kembalikan korek, seorang pria dianiaya oleh rekannya hingga tewas.

Pria itu adalah seorang pemuda berinisial A (20) kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan itu tewas setelah dilempar dengan botol minuman keras oleh rekannya sendiri.

Kapolsek Metro Menteng, Jakarta Pusat, AKBP Dedy Supriadi mengatakan, peristiwa itu terjadi Jumat (28/6/2019) malam pukul 01.00 WIB di tanggul Kali Ciliwung, tepatnya di pinggir rel kereta api di Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat.

"Masalahnya sepele, korban pinjam korek api pelaku untuk menyalakan rokok, tapi dia lupa mengembalikan," kata Dedy, Sabtu. 

Baca: Pulahan PNS Ramaikan Senam Tribun Honda Vaganza

Baca: Analisa Mengejutkan Soal Koalisi, PAN & Demokrat 100 Persen Gabung Pemerintah, Gerindra Masih Galau

Baca: Makan Tetap 3 Kali Sehari, Ini Diet Keto Ala Kortney Kardashian, Simak Manfaatnya bagi Kesehatan

Setelah Diduga Curi Kayu Jati Senilai Rp 140.000 Peristiwa itu terjadi saat korban bersama lima rekan lainnya nongkrong di dekat tanggul Kali Ciliwung.

"Korban dan lima temannya yang lain sedang nongkrong sambil menenggak anggur di sebelah pelaku yang sedang pacaran dengan teman wanitanya," ujar Dedy.

Korban yang lupa membawa korek api untuk menyalakan rokok mendatangi tersangka pelaku. Korban meminjam korek tersangka dan kembali kepada teman-temannya. Namun korban lupa mengembalikan barang pinjaman tersebut.

Baca: Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bosan Janji-janji, Ancam akan Lapor Wali Kota

Baca: Dengan Pil Ajaib Ini,Bau Kentut Berubah Menjadi Aroma Cokelat dan Bunga, Simak Harganya!

Baca: Saking Rapinya Penyamaran, Intelijen Kopassus Diminta Sembunyikan Istri Panglima Musuh

Tak terima korek miliknya tak kunjung dikembalikan, tersangka bernama Mayzon Kurniawan (26) itu lalu menghampiri korban. "Pelaku menghampiri korban sambil marah-marah, kemudian menendang kepala korban menggunakan kaki kanannya hingga (korban) tersungkur," ucapnya.

Aksi tersangka semakin menjadi. Ia tiba-tiba mengeluarkan sebilah pisau dari pinggangnya, dan mengancam korban dan rekannya yang lain. Namun, aksi itu tak digubris korban dan rekan-rekannya sehingga pelaku kembali memasukan pisaunya. Mereka duduk-duduk kembali.

Baca: VIRAL- Warga dan Aparat Desa Pesta Miras, Mahasiswi KKN Diminta Bernyanyi Bergantian

Baca: Video Aksi Heroik Cowok Tangkap Balita Jatuh dari Jendela Apartemen

Baca: Sumber Kekayaan Muzdalifah hingga Punya Rumah Mewah Bernuansa Emas, Awalnya Susah

Tak lama berselang, tiba-tiba tersangka mengambil sebuah botol kaca berisi anggur dan melemparkannya ke arah korban. "Korban enggak sempat mengelak dan (botol) mengenai leher dekat telinga korban. Korban langsung terjatuh dan enggak sadarkan diri," kata Dedy.

Melihat korban tersungkur tak sadarkan diri, teman korban langsung membawanya ke Rumah Sakit Agung, Setiabudi, Jakarta Selatan dengan taksi. Sementara pelaku kabur menuju bedeng tempat tinggalnya.

Baca: Video Aksi Heroik Cowok Tangkap Balita Jatuh dari Jendela Apartemen

Baca: Sumber Kekayaan Muzdalifah hingga Punya Rumah Mewah Bernuansa Emas, Awalnya Susah

Baca: Ternyata Penggunaan Obat Nyamuk Dapat Memicu Penyakit Kanker Darah, Simak Penjelasannya!

"Setelah sampai di RS, dokter yang memeriksa menyatakan korban telah meninggal dunia," ucapnya. Saat mengetahui A tewas, teman-teman korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Setiabudi. Namun, karena peristiwa ini terjadi di kawasan Menteng, petugas melimpahkan kasus itu ke Polsek Metro Menteng.

Aparat Polsek Metro Menteng kemudian menangkap tersangka pelaku di dalam bedengnya. "Kami langsung bergerak cepat mendatangi tempat tinggal pelaku sehingga dia tidak sempat melarikan diri," ujarnya.

Pelaku dijerat dengan Pasak 351 ayat 3 tentang tindak kekerasan yang mengakibatkan matinya seseorang dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lupa Kembalikan Korek Api, Kuli Bangunan Tewas Dibunuh Rekannya", https://megapolitan.kompas.com/read/2019/06/29/11290461/lupa-kembalikan-korek-api-kuli-bangunan-tewas-dibunuh-rekannya.
Penulis : Ryana Aryadita Umasugi
Editor : Egidius Patnistik

Editor: heri prihartono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved