Lagi Dinilai, 'Nasib' Direktur RSJ dan Sekwan Provinsi Jambi Ditentukan Sebentar Lagi

'Nasib' Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Jambi Hernayawati dan Sekretaris Dewan (Sekwan) Emi Nopisah saat ini sedang dipertimbangkan.

Lagi Dinilai, 'Nasib' Direktur RSJ dan Sekwan Provinsi Jambi Ditentukan Sebentar Lagi
Tribunjambi/Zulkifli
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jambi, Husairi 

Lagi Dinilai, 'Nasib' Direktur RSJ dan Sekwan Provinsi Jambi Ditentukan Sebentar Lagi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – 'Nasib' Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Jambi Hernayawati dan Sekretaris Dewan (Sekwan) Emi Nopisah saat ini sedang dipertimbangkan. Sebab keduanya sudah menjabat di posisi eselon II tersebut selama lima tahun lebih.

Berdasarkan UU ASN, masa jabatan pejabat eselon II dibatasi minimal dua tahun dan maksimal lima tahun. Sehingga setelah menjabat selama lima tahun, jabatan dan kinerjanya harus dievaluasi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi Akhmad Husairi mengatakan, evaluasi jabatan keduanya sudah berlangsung selama satu minggu ini. Tim penilai kinerja sedang memeriksa dokumen-dokumen yang dimiliki oleh kedua pejabat tersebut. Yang terdiri dari dokumen kepegawaian, jabatan, catatan kinerja, capaian anggaran, dan lain sebagainya.

Baca: Festival Kopi Internasional, Ada Acara Ngopi Bareng di Puncak Gunung Kerinci

Baca: Mandiri Taspen Beri Pelatihan Hidroponik Bagi Para Pensiunan di Jambi

Baca: NAMANYA Jodoh Tidak Kemana, 8 Pramugari Cantik Dinikahi Artis Terkenal, No 8 Nikah dengan Pesulap

Baca: SOAL Isu Tempuh Jalur Internasional, Mahfud MD Nasihati Prabowo: Buang Waktu, Ini Penjelasannya

“Ini sedang berlangsung pemeriksaan dokumen. Setelah itu, kemungkinan akan dilakukan wawancara singkat dengan pejabat yang bersangkutan,” katanya, kepada Tribunjambi.com, beberapa hari lalu.

Dari proses ini, hasilnya nanti akan diserahkan ke Gubernur Jambi. Untuk kemudian Gubernurlah yang memiliki wewenang penuh apakah jabatannya akan dilanjutkan, atau diganti. “Jika dari penilaian, ternyata kinerjanya tidak sesuai dengan yang diharapkan, itu juga Gubernur yang berwenang memutuskan. Apakah akan dilanjutkan, atau diganti, atau dirolling,” paparnya.

Tim penilai sendiri diketuai Sekda Provinsi Jambi M. Dianto, kemudian Kepala BKD sebagai sekretaris, serta Asisten III, Kepala Inspektorat, dan Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jambi sebagai anggota tim penilai kinerja.

Menurut Husairi, hanya dua pejabat itu yang dipilih karena belum ada pejabat lain yang sampai lima tahun, baru dua pejabat tersebut yang menempati posisi yang sama selama lima tahun berturut-turut.

Selebihnya, terkait dengan lelang jabatan untuk jabatan eselon II yang kosong, Husairi mengatakan akan dilaksanakan tahun ini. Namun, belum dipastikan kapan lelang akan dibuka.

Baca: SKANDAL Ikan Asin Berujung ke Jalur Hukum, Fairuz A Rafiq Gandeng Hotman Paris Laporkan Galih

Baca: Penetapan Jokowi-Maruf jadi Presiden dan Wapres Digelar 30 Juni 2019, Akankan Prabowo-Sandi Hadir?

Baca: Terungkap Isi Surat yang Ditulis Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Usai Kesehatannya Membaik!

Baca: Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini, Sinopsis Film War of The World, Aksi Tom Cruise Lawan Alien

Sejauh ini, ada dua jabatan yang dipastikan dilelang. Yang pertama adalah jabatan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi yang saat ini masih dipegang oleh pelaksana tugas. Serta yang kedua jabatan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang akan memasuki masa pensiun Oktober mendatang.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved