Hubungan SBY & Megawati Membaik, Syareif Hasan: Tak ada Hambatan Demokrat Bergabung Kabinet Jokowi

Sejumlah pihak menduga hubungan yang kurang baik di masa lalu antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Demokrat S

Hubungan SBY & Megawati Membaik, Syareif Hasan: Tak ada Hambatan Demokrat Bergabung Kabinet Jokowi
Rizal Bomantama/Tribunnews.com
Wakil Kerua Umum DPP Partai Demokrat, Syarief Hasan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah pihak menduga hubungan yang kurang baik di masa lalu antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menghambat masuknya Partai Demokrat ke pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin.

Menanggapi isu tersebut Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Syarief Hasan mengatakan bahwa hubungan SBY dan Megawati kini sudah membaik.

“Kan sudah tak ada masalah (di antara keduanya), bisa kita lihat dari respon keduanya saat bertemu saat meninggalnya almarhum Ibu Ani, terlihat tak ada masalah,” ungkap Syarief di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (29/6/2019).

Akhirnya SBY Megawati Bertemu dan Berjabat Tangan setelah 6 Tahun, Ini Foto dan Videonya . Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) berbincang dengan Presiden Ke-5 Megawati Soekarnoputri (kanan) saat menghadiri pemakaman ibu negara Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6/2019).
Akhirnya SBY Megawati Bertemu dan Berjabat Tangan setelah 6 Tahun, Ini Foto dan Videonya . Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) berbincang dengan Presiden Ke-5 Megawati Soekarnoputri (kanan) saat menghadiri pemakaman ibu negara Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6/2019). (ANTARA FOTO/Olhe)

Syarief mengatakan hingga kini belum ada pembicaraan antara kedua mantan Presiden Indonesia itu pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Belum ada, Pak SBY kan masih berduka,” imbuhnya.

Baca: Bara Hasibuan Sebut PAN Siap Bergabung Dengan Jokowi-Maruf, Segera Diputuskan Dalam Rakernas!

Baca: Budiman Sudjatmiko Bantah Pendapat Rocky Gerung Soal Kemungkinan Jatah Kursi Menteri Untuk Oposisi

Baca: Download Lagu NOAH MP3 Berjudul Wanitaku yang Baru Dirilis, Album Baru Akan Ada 9 Lagu

Syarief sendiri kini Partai Demokrat masih dalam posisi menunggu ajakan dari pemenang Pilpres yaitu Jokowi-Maruf Amin tentang peluang bergabung dalam koalisi pemerintahan.

“Karena merupakan hak prerogatif presiden untuk menentukan siapa berhak untuk menempati posisi tertentu, kami tentu dalam posisi menunggu dan tak pernah meminta,” pungkasnya.

Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved