Begini Pesan Rahma Amelia, Duta Anti Narkoba untuk Anak Muda Jambi

Hari anti narkoba internasional diperingati setiap 26 Juni. Narkoba memang menjadi masalah serius karena punya dampak buruk.

Begini Pesan Rahma Amelia, Duta Anti Narkoba untuk Anak Muda Jambi
Tribunjambi/Aldino
Rahma Amelia, seorang polwan yang bertugas di Direktorat Narkoba Polda Jambi. 

Begini Pesan Rahma Amelia, Duta Anti Narkoba untuk Anak Muda Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hari Anti Narkoba Internasional diperingati setiap 26 Juni. Narkoba memang menjadi masalah serius, karena berdampak buruk bagi diri sendiri bahkan orang lain.

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional yang diperingati setiap tahunnya, bermanfaar untuk memperkuat aksi dan kerja sama secara global. Serta mengingatkan masyarakat untuk menghindari penyalahgunaan narkoba, melawan penyalahgunaan obat-obatan, dan penjualan obat secara ilegal.

Rahma Amelia, seorang polwan yang bertugas di Direktorat Narkoba Polda Jambi, dalam rangkaian HUT Bhayangkara ia dinobatkan sebagai duta anti narkoba. Ia menjelaskan bahaya narkoba itu bisa merusak pikiran, mempengaruhi kegiatan sehingga berpengaruh buruk juga ke profesi.

Baca: Hindari Mencuci Mata Usai Eyelash Extention, Ini Manfaat Buat Bulu Mata

Baca: Kesal Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Kenali Asam Bawah Jambi Blokir Jalan Pertamina

Baca: Lagi Dinilai, Nasib Direktur RSJ dan Sekwan Provinsi Jambi Ditentukan Sebentar Lagi

Baca: Festival Kopi Internasional, Ada Acara Ngopi Bareng di Puncak Gunung Kerinci

"Selain itu orang terdekat juga akan terkena dampak seperti orangtua yang akan mendapatkan tekanan batin. Narkoba sama sekali tidak ada dampak positif semua dampaknya adalah negatif," ungkapnya, Jumat (28/6).

Ia berpesan kepada anak muda di Jambi, terutama orangtua yang sibuk bekerja agar lebih memperhatikan anak-anaknya karena banyak sekali anak dibawah umur yang mencoba menjadi pemakai, bahkan ia menjadi kurir.

"Untuk anak-anak muda jangan sekali-kali mencoba narkoba. Kalau sayang dengan diri sendiri, keluarga, masa depan, maka jauhi narkoba. Mari kita wujudkan Jambi bebas narkoba," pungkasnya.

Penetapan 26 Juni sebagai Hari Anti Narkotika Internasional dicanangkan oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) pada 26 Juni 1988. Tanggal ini dipilih dengan mengambil momen pengungkapan kasus perdagangan opium oleh Lin Zexu (1785-1851) di Humen, Guangdong, Tiongkok.

Di Indonesia, pemberantasan narkoba jadi perhatian serius pemerintah. Presiden Joko Widodo, pada Februari 2015, menyatakan, Indonesia gawat darurat narkoba. Saat itu, Jokowi menyebutkan, berdasarkan data yang dimilikinya, kira-kira ada 50 orang di Indonesia yang meninggal dunia setiap hari karena penyalahgunaan narkoba.

Baca: NAMANYA Jodoh Tidak Kemana, 8 Pramugari Cantik Dinikahi Artis Terkenal, No 8 Nikah dengan Pesulap

Baca: Ramalan Zodiak 30 Juni 2019, Aries Lagi Sibuk dengan Pekerjaan, Meditasi dan Yoga Baik untuk Gemini

Baca: Penetapan Jokowi-Maruf jadi Presiden dan Wapres Digelar 30 Juni 2019, Akankan Prabowo-Sandi Hadir?

Baca: Mandiri Taspen Beri Pelatihan Hidroponik Bagi Para Pensiunan di Jambi

Jika dikalkulasi dalam setahun, ada sekitar 18.000 jiwa meninggal dunia karena penggunaan narkoba. Angka itu belum termasuk 4,2 juta pengguna narkoba yang direhabilitasi dan 1,2 juta pengguna yang tidak dapat direhabilitasi.

Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved